Belajar Suka-Suka Menjelang Magrib

Jember, Senin 7 Februari 2022. Santri pondok pesantren Nurul Qarnain Jember, memiliki jadwal khusus belajar sebelum sholat Magrib. Pada jam belajar ini setiap santri yang notabe berbeda jurusan bisa belajar apa saja sesuai dengan bidang yang ingin mereka kuasai. Mereka yang menekuni dunia kitab kuning bisa belajar kitab kuning dan mereka yang masuk asrama tahfidz bisa menghafalkan Al-qur’annya. Sedangkan bagi mereka yang tidak masuk asrama kitab atau asrama tahfidz, mereka bebas belajar buku apa saja sesuai dengan minat mereka. Hal ini seperti yang disampaikan KH. Badrut Tamam, M.H.I wakil pengasuh 3 pondok pesantren Nurul Qarnain.

“Semua santri putra wajib muthala’ah atau belajar sebelum magrib, mereka yang masuk asrama kitab bisa belajar kitabnya dan mereka yang tahfidz bisa mengahafalkan Al-qur’annya.nah bagi yang bukan anak kitab dan anak tahfidz mereka bisa belajar buku apa saja sesuai dengan jurusan sekolah masing-masing. Jadi tidak ada yang boleh nganggur” Begitu pesannya.

Kegiatan belajar suka-suka ini di mulai dari pukul 5:30 wib sampai pukul 6:00 wib. Seluruh santri diwajibkan belajar di masjid Dzul Qarnain, mereka tidak diperbolehkan belajar di tempat lain. Hal ini dilakukan agar pengurus pesantren mudah memantau. Kegiatan ini di awasi langsung oleh staf daerah putra dan juga jajaran pengurus pesantren. Belajar suka-suka ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2021 lalu dan membuahkan hasil yang maksimal untuk mendisiplinkan santri.

Ada tiga tujuan utama diadakannya wajib belajar suka-suka sebelum magrib ini. Yaitu untuk mendisiplinkan santri hadir di masjib sebelum sholat magrib, untuk memanfaatkan waktu luang dan yang ketiga agar semua santri bisa mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh sekolah mereka masing-masing tepat waktu. Tujuan ini disampaikan langsung oleh Ust. Muslim, S. Sos. “Setidaknya ada tiga tujuan utama diadakannya belajar suka-suka qabla magrib ini yaitu: yang pertama melatih santri untuk disiblin sholat berjamaah magrib, jadi sebelum adzan magrib mereka sudah ada dimasjib sehingga tidak ada alasan untuk lambat berjamaah. Yang kedua untuk memanfaatkan waktu luang. Mereka pulang sekolah madrasah kan pukul 4 sore jadi jeda ke magrib itu masih agak lama, nah disinilah kita harus mengajak mereka untuk memanfaatkan waktu dengan belajar. Tujuan yang ketiga agar supaya santri bisa mengerjakan tugas-tugas sekolah atau madrasah mereka dengan tepat waktu”. Jelas Ust Muslim yang saat ini tengah berada diantara santri yang belajar.

Biodata

Siti Anisa, lahir di Bondowoso alumni pondok pesantren Nurul Qarnain Jember dan pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Alamat penulis saat ini yaitu Bondowoso. Fb. Anisa Rahme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *