Haflah Qira’atuna ke-II Nurul Qarnain, 130 Santri Diwisuda

JEMBER_nurulqarnain.net. Lajnah Qira’atuna Pondok Pesantren Nurul Qarnain laksanakan Haflah ke-II. 24 wisudawan dan 106 wisudawati yang dikukuhkan pada Haflah tersebut. Prosesi wisuda dimulai dengan kirap dari halaman asrama putri menuju Auditorium KH. Yazid Karimullah diiringi oleh Hadrah Fatayat MWC NU Sukowono; At-Tazkiyah pada pukul 08.00 WIB, Senin (04/03/2024).

Sebelumya, 130 peserta wisuda itu telah dinyatakan lulus ujian al-Qur’an kepada Ustazah Shobiroh Ismail, Ustazah Siti Maimunah, dan beberapa asatiz lainnya. Sebanyak 1.899 santri dari 6 tingkatan telah mengikuti ujian Qira’atuna. Lajnah ini menggunakan metode pengajaran Manhalul Qur’an dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo.

Dalam laporan mewakili Dewan Pendidikan Nurul Qarnain, Lora H. Nakhlid Syafi’i menyampaikan mengenai Lajnah Qira’atuna.

“Lajnah Qira’atuna merupakan lembaga yang didirikan sebagai pelatihan membaca al-Qur’an kepada santri di Pondok Pesantren Nurul Qarnain yang dilaksanakan mulai bakda Isya hingga jam 20.00 WIB,” tutur beliau.

Beliau juga menjelaskan bahwa Lajnah Qira’atuna merupakan lembaga yang mengikuti metode pengajaran al-Qur’an di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo.

“Dan insya Allah, Pondok Pesantren Nurul Qarnain adalah pondok alumni dari Salafiyah Syafi’iyah terlengkap di Jawa Timur,” imbuh beliau.

Dalam acara tersebut juga hadir Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah bidang Pendidikan; KH. Kholil Abdul Jalil bersama Ustazah Shobiroh Ismail dan Ustazah Siti Maimunah, serta beberapa rombongan lainnya.

Dalam orasi ilmiah, KH. Kholil Abdul Jalil menyampaikan hadis masyhur tentang al-Qur’an.

“Sebelum melanjutkan orasi, saya akan menyampaikan hadis masyhur mengenai al-Qur’an, yaitu khairukum man ta’alama al-Qur’an wa ‘allamahu. Hadis ini sekalipun sederhana, tapi maknanya begitu luas. Dan adik-adik yang dikukuhkan pada hari ini patut berbangga, karena tergolong di dalam hadis tersebut,” jelas beliau.

Beliau juga berpesan agar para lulusan Lajnah Qira’atuna tidak berhenti unuk belajar al-Qur’an, bahkan beliau juga memperluas bahasan ilmu-ilmu yang terdapat di dalam al-Qur’an.

“Jangan sampai berhenti belajar al-Qur’an, karena ilmu al-Qur’an itu luas. Dari al-Qur’an lahir ilmu fikih, akhlak, tasawuf, bahkan ilmu-ilmu modern, seperti google maps dan lain sebagainya,” tambah beliau.

Acara dilanjutkan dengan pengukuhan para wisudawan dan wisudawati oleh KH. Yazid Karimullah, KH. Fawaid Yazid dan Ning Hj. Zulfa Yazid. Namun sebelum dikukuhkan, para wisudawan secara bersama melantunkan khatmil Qur’an dan demo yang diuji langsung oleh Ustazah Siti Maimunah.

Dalam Haflah kedua ini juga dilangsungkan penganugerahan lebih dari 200 santri putra dan santri putri sebagai Juara Kelas dan Bintang Lajnah Qira’atuna. Bintang Lajnah Putra; Reyza Dwi Putra, Muhammad Madaihun Nabil, dan Muhammad Iqbal. Sedangkan Bintang Lajnah Putri adalah Najma Amelia Dewi, Ufa Fina Alfi Hidayati, dan Izza Afkarina. Sementara Wisudawan Terbaik pada Haflah Qira’atuna 2 ini diraih oleh Ustaz Muhammad Surul, Ustaz Ali Murtadlo, dan Khoiruz Zakiyah. (*)

————————————-

Pewarta: Wildan Miftahussurur

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *