Jam’iyah Kubra Asrama Bahasa Arab Nurul Qarnain, Tingkatkan Gairah Santri Berbahasa Al-Qur’an

JEMBER_nurulqarnain.net – Asrama Bahasa Arab Putri Pondok Pesantren Nurul Qarnain kembali menggelar kegiatan rutin Jam’iyah Kubra pada Senin malam Selasa (28/07/2025) selepas Isya. Bertempat di halaman timur Asrama Putri, acara ini menjadi ajang penguatan semangat dan cinta para santri terhadap bahasa Arab sebagai bahasa pengantar utama di lingkungan asrama.

Dalam sambutannya, selaku Pembimbing Asrama Bahasa Arab, Ustaz Fathorrozi, S.Pd.I., M.Pd., menekankan agar Santri Asrama Bahasa Arab istikamah membiasakan bercakap dengan bahasa Arab setiap hari.

“Allughah ‘arabiyah hiya maharatun, fa’awwidnaha! (Bahasa Arab merupakan keterampilan, maka biasakanlah!) Sebab, sekalipun segudang mufradat yang kalian hafal, namun tidak dipraktikkan dalam takallum, maka sedikit demi sedikit kosakata itu akan terkikis, lalu hilang,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos., M.Pd., juga menyampaikan mengenai pentingnya memahami bahasa Arab yang tidak hanya sebagai keterampilan komunikasi, tetapi juga sebagai jalan menuju keberkahan.

“Barakah dari memahami bahasa asing, terutama bahasa Arab, adalah ketika orang lain merasa dihargai karena kita bisa menggunakan bahasa mereka,” ujar beliau di hadapan ratusan santri.

Ning Zulfa mengajak seluruh santri untuk menyemangati diri dalam belajar bahasa Arab dengan penuh kesungguhan.

“Kalau kalian memilih bahasa Arab, maka cintai program ini. Bahasa itu lahir dari kebiasaan. Praktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesan beliau.

Dalam kesempatan itu pula, beliau membagikan pengalaman pribadinya saat menjalankan ibadah haji dan umrah, di mana penguasaan bahasa Arab memudahkan interaksi dengan masyarakat lintas negara.

Beliau juga memberikan apresiasi atas semangat mereka mendalami bahasa Arab hingga menjadi lulusan di asrama bahasa.

“Bahasa Arab bukan hanya bahasa komunikasi, tetapi juga bahasa Al-Qur’an, bahasa ilmu, dan bahasa peradaban Islam. Dan selamat juga bagi para lulusan asrama bahasa Arab. Semoga ilmu yang telah kalian dapatkan menjadi ilmu yang berkah dan manfaat,” doa beliau.

Acara dilanjutkan dengan kemeriahan berbagai penampilan kreasi dan seni para santri yang seluruhnya dibawakan dalam bahasa Arab. Penampilan tersebut antara lain iklan kreatif tentang fadilah bahasa Arab, pantomim yang mengangkat tema sosial santri, drama pendek bertema pesantren, persembahan puisi, tari sarung, stand up comedy khas santri yang menggugah tawa, dan lain sebagainya.

Jam’iyah Kubra ini bukan hanya menjadi hiburan semata, melainkan sarana untuk mempraktikkan bahasa Arab dalam suasana yang menyenangkan.

Melalui kegiatan ini, semangat dan kepercayaan diri santri untuk menggunakan bahasa Arab semakin tumbuh. Hal ini membuktikan bahwa bahasa Arab bukan hanya pelajaran di kelas, tetapi juga bagian dari budaya pesantren yang hidup dan dinamis.

Dengan antusiasme tinggi dari para santri, acara ini ditutup dengan harapan agar tradisi Jam’iyah Kubra terus dilestarikan sebagai bagian dari ikhtiar mencetak generasi yang fasih, percaya diri, dan mencintai bahasa al-Qur’an. (*)

—————————————-

Pewarta: Wildan Ms.

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *