Acara peresmian yang digelar di depan gedung kopontren tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna, disaksikan langsung oleh para santri, asatiz, dewan guru, dan dosen.

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh KH. Yazid Karimullah, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Beliau menyampaikan sambutan yang hangat sekaligus menggugah semangat para santri untuk berperan aktif dalam mengembangkan potensi ekonomi pesantren.
Suasana penuh kebersamaan menyelimuti momen bersejarah tersebut. Para santri tampak antusias menyambut kehadiran kopontren baru yang menjadi wujud nyata semangat kemandirian pesantren.
Dalam sambutannya, KH. Yazid Karimullah menegaskan bahwa ekonomi pesantren harus tumbuh dari bawah, berawal dari usaha kecil yang dijalankan dengan keikhlasan dan amanah.
“Semoga koperasi pesantren ini menjadi jalan keberkahan, serta mampu menggerakkan ekonomi pesantren, agar Nurul Qarnain lebih kuat dan mandiri,” tutur beliau.

Usai peresmian secara resmi dilakukan, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Lora H. Achmad Nakhlid Syafi’i, S.E., M.H. Beliau memohon kepada Allah SWT agar usaha ini diberkahi dan membawa kemanfaatan luas bagi pondok pesantren serta seluruh santri.
Doa tersebut menggema khidmat, menjadi penutup yang menenangkan, sekaligus langkah yang melesat bagi gerakan ekonomi santri di Pondok Pesantren Nurul Qarnain.

Dengan berdirinya Kopontren Muawanah III yang terletak di antara jalan Asrama Ma’had Aly menuju halaman Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Nurul Qarnain ini, Pondok Pesantren Nurul Qarnain bisa meneguhkan komitmen untuk tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat yang berbasis nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan keberkahan.
Semoga semangat “dari santri untuk santri” ini terus hidup, menginspirasi pesantren-pesantren lain untuk membangun kemandirian dan menebar manfaat bagi umat. (*)
———————————-
Juru Berita: M. Akmal Marzuqin
Editor: Fathorrozi


