Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain, KH. Yazid Karimullah memimpin langsung acara Santunan Anak Yatim di Aula Nyai Hj. Halimatuz Zakkiyah pada pukul 10.00 WIB. Acara dibuka dengan sambutan beliau mengenai pentingnya melaksanakan momentum Maulid Nabi Muhammad di Pondok Pesantren Nurul Qarnain.
“Perlu diketahui, saat ini Pondok Pesantren Nurul Qarnain mengadakan satu acara, yakni memperingati lahirnya Nabi Muhammad Saw yang telah menyelamatkan saya dan saudara sekalian. Jadi, jika tidak ada Kanjeng Nabi, kita tidak akan selamat sampai saat ini,” tutur beliau.
Selanjutnya, KH. Yazid Karimullah menyampaikan alasan penciptaan langit dan seluruh alam semesta yang semata-mata sebab Nabi Muhammad Saw. Tidak lupa, pada kesempatan tersebut beliau juga mengisahkan peran Nabi Muhammad Saw di tengah-tengah kaum jahiliyah.
“Dulu sebelum Nabi Muhammad diutus, kaum jahiliyah terbiasa membunuh anak-anak perempuan mereka. Namun, ketika Nabi Muhammad datang membawa ajaran Islam, lambat-laun mereka tersadar dan membuang kebiasaan buruk yang menentang agama tersebut,” imbuh beliau.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan pula urgensitas dalam merawat anak yatim serta bertanggung jawab untuk masa pendidikan mereka.
“Salah satu ajaran Nabi Muhammad yang perlu kita jaga adalah menyantuni, merawat dan mendidik anak yatim. Oleh karena itu, saya titip kepada saudara agar anak-anak yatim ini diajarkan ilmu agama, dan dibimbing menuju ke jalan kebahagiaan dunia-akhirat. Ingatlah, hal ini tidak membuat suadara merugi,” tambah beliau kepada hadirin.
Dengan dikoordinir oleh Panitia PHBI, terkumpullah 51 anak yatim penerima santunan dari beberapa desa di kecamatan Sukowono, seperti desa Baletbaru, Sukorejo, Sumberdanti, Sukowono, dan Sukokerto.

Sebelumnya, di halaman pondok pesantren, KH. Yazid Karimullah juga melepas secara simbolis para koordinator untuk menyerahkan 360 bingkisan kepada kaum duafa di beberapa titik.
“Alhamdulillah, tahun 2023 ini ada peningkatan, baik dari santunan anak yatim maupun bingkisan sembako bagi kaum duafa. Uang senilai 60 juta telah terkumpul untuk dana santunan ini. Tahun kemarin tersedia 300 bingkisan sembako untuk kaum duafa, tapi tahun ini sudah meningkat menjadi 360 bingkisan,” ungkap M. Hamdani Sahulika selaku Bendahara PHBI.
Diharapkan dengan adanya santunan anak yatim dan kaum duafa oleh Pondok Pesantren Nurul Qarnain pada momentum Maulid Nabi Muhammad ini, kebahagian serta keberkahan senantiasa tersebar kepada semua kalangan. (*)
——————————————
Pewarta: Wildan Miftahussurur
Editor: Fathorrozi


