Rapat kerja ini menjadi ruang konsolidasi strategis bagi seluruh sivitas akademika dalam menyusun program dan target kerja institut untuk satu tahun ke depan.
Agenda rapat kerja mencakup pembahasan rencana kerja dari seluruh unit kelembagaan, meliputi fakultas, program studi, LP3M, LPM, Halal Center, serta bidang sarana dan prasarana. Setiap unit diarahkan untuk menyelaraskan program kerja dengan visi besar Institut KH Yazid Karimullah sebagai perguruan tinggi Islam berbasis pesantren yang unggul dan berdaya saing.
Rapat kerja ini juga menjadi momentum pengenalan dan penguatan konsep An Nur Tower sebagai kerangka integrasi keilmuan Institut KH Yazid Karimullah. Konsep ini dibangun di atas fondasi warisan intelektual pesantren, spiritualitas Ahlus Sunnah wal Jama’ah, serta komitmen untuk melahirkan sarjana yang memiliki kecerdasan akademik sekaligus kedalaman moral dan karakter ulama intelektual.
Melalui An Nur Tower, seluruh disiplin ilmu dipahami bersumber dari satu cahaya kebenaran yang sama, yakni wahyu Ilahi yang berkelindan dengan nilai-nilai kemanusiaan universal. Kerangka keilmuan ini disusun melalui tiga poros utama. Keilmuan turats yang mencakup kajian nash, fiqh, tafsir, hadis, dan ushul fiqh ditempatkan sebagai fondasi penjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam. Ilmu-ilmu kontemporer seperti sains, ilmu sosial, ekonomi, teknologi, manajemen, hingga kesehatan menjadi sarana untuk membaca realitas dan menjawab kebutuhan zaman. Seluruh proses akademik kemudian dijiwai oleh nilai-nilai pesantren berupa akhlak, adab, kemandirian, dan semangat khidmah.
Dalam arahannya, Rektor Institut KH Yazid Karimullah, Dr. Bachrul Ulum, S.Sy., M.H., menegaskan bahwa perubahan status dari STIS Nurul Qarnain menjadi institut harus diikuti dengan peningkatan kinerja yang lebih serius dan berkelanjutan.
Menurutnya, seluruh unsur pimpinan dan sivitas akademika dituntut bekerja lebih giat, terukur, dan bertanggung jawab dalam mengelola amanah institusi.
Ia menekankan bahwa jabatan bukanlah sesuatu yang bersifat permanen. Karena itu, selama amanah diberikan, setiap posisi harus dimaksimalkan dengan kerja terbaik, dedikasi penuh, dan orientasi pada kemajuan institusi.
Rapat Kerja Tahunan ini dihadiri oleh seluruh sivitas akademika Institut KH Yazid Karimullah. Melalui forum ini, INSYAKA meneguhkan langkah untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu akademik, serta mengokohkan identitas keilmuan pesantren yang terintegrasi dan relevan dengan dinamika zaman. (*)
———————————-
Pewarta: Wildan Miftahussurur
Editor: Fathorrozi


