Santunan Anak Yatim Membuka Agenda Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haflatul Imtihan 1446 H

JEMBER_nurulqarnain.net. Minggu (8/9/2024), Panitia Hari Besar Islam Pondok Pesantren Nurul Qarnain memulai rangkaian acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haflatul Imtihan 1446 Hijriah dengan menggelar santunan anak yatim. Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium KH. Yazid Karimullah ini juga bertepatan dengan pembukaan Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) dan Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) Tingkat Provinsi.

Santunan anak yatim kali ini dihadiri oleh KH. Fawaid Yazid (Wakil Pengasuh di Bidang Kepesantrenan) dan LH. Nakhlid Syafi’i (Pemangku Asrama Ma’had Aly), serta melibatkan seluruh santri dan peserta lomba yang telah hadir lebih awal.

LH. Nakhlid Syafi'i menyerahkan santunan secara simbolis
LH. Nakhlid Syafi’i menyerahkan santunan secara simbolis

Ustaz Mahfidi, salah satu panitia, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah agenda tahunan Pondok Pesantren Nurul Qarnain yang sengaja diselenggarakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Seperti dikatakan oleh Ustaz Mahfidi selaku Bendahara PHBI, lebih dari 60 anak yatim telah terdata sebagai penerima santunan. Mereka berasal dari putra-putri masyarakat sekitar pesantren dan wilayah kecamatan Sukowono, serta beberapa di antaranya dari luar kecamatan, seperti Kalisat.

“Para penerima santunan adalah anak yatim dari kecamatan Sukowono dan sekitarnya. Kami berharap santunan ini dapat membawa kebahagiaan kepada mereka,” tuturnya.

Penyerahan santunan kepada anak yatim
Penyerahan santunan kepada anak yatim

Ia juga menambahkan, kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian pesantren terhadap masyarakat, tetapi juga sebagai upaya untuk memperoleh keberkahan dari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Santunan kali ini berupa uang tunai dan beberapa kebutuhan lainnya. Diharapkan barang-barang tersebut dapat memberikan dampak positif bagi para penerima.

Dengan kegiatan ini, Panitia Hari Besar Islam berharap dapat mempererat tali silaturahmi dan memantik kebahagiaan kepada anak-anak yatim serta masyarakat sekitar.

“Tujuannya tidak lain adalah mengharap keberkahan dari Maulid Nabi Muhamamd SAW, serta agar para penerima sama-sama merasa bahagia,” tandasnya. (*)

——————————–

Pewarta: Wildan Miftahussurur

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *