Di balik rasa kasih sayang, Allah akan memberikan keutamaan yang lebih bagi orang yang melakukannya. Salah satunya adalah yang didadapkan oleh Amirul Mukminin; Sayyidina Umar bin Khattab Ra.
Sayyidina Umar bin Khattab, sebagaimana diketahui adalah sosok dengan perawakan badan tegak dan kokoh serta memilki sifat keras dan tegas. Namun di sisi lain, beliau begitu cinta kepada Islam dan siap memberikan apapun demi tegaknya agama Allah, serta sikap kerasnya itu pula, diketahui Sayyidina Umar begitu penuh kasih sayang kepada siapapun.
Diceritakan dalam kitab Mawaid al-Usfuriyah, suatu ketika Sayyidina Umar bin Khattab Ra. berjalan kaki melewati jalan-jalan di Madinah. Lalu, beliau menjumpai seorang anak kecil yang di genggaman tangannya ada seekor burung pipit untuk dijadikan mainan. Karena rasa kasih sayang yang ada di dalam diri Sayyidina Umar, dibelilah burung pipit tersebut dan dilepaskan seketika itu pula.
Singkat cerita, sepeninggal Sayyidina Umar bin Khattab Ra. seorang dari sahabat bertemu dengan Sayyidina Umar di dalam mimpi. Kemudian ia bertanya:
“Apa yang telah Allah perbuat kepadamu?”
“Allah telah memberikan pengampunan atas dosa-dosa dan telah membebaskan siksaanku,” jawab Sayyidina Umar.
“Sebab apakah engkau diberi ampunan? Apakah karena kedermawananmu, atau keadilanmu, ataukah sebab kezuhudanmu?”
Lalu Sayyidina Umar menjawab kembali, “Manakala semua orang telah meletakkanku ke dalam liang lahat, lalu mereka menutupiku dengan tanah, mereka pergi meninggalkanku satu per satu. Maka, datanglah dua orang malaikat yang perawakannya begitu mengerikan, sehingga hal itu membuat gemetar badanku. Lalu keduanya pun mengangkat badan serta mendudukkan diriku. Ketika mereka hendak menyampaikan pertanyaan kepadaku, terdengarlah hatif (suara tanpa rupa) seraya mengatakan: ‘Tinggalkanlah oleh kalian hambaku ini dan janganlah kalian membuatnya takut karena sesungguhnya aku mengasihinya dan seluruh dosanya telah aku ampuni, karena dia pernah memberikan kasih sayangnya kepada seekor burung pipit di dunia. Rahmatku padanya di akhirat.’”
Demikian kisah diampuninya Sayyidina Umar bin Khattab Ra. oleh Allah dari segala dosa dan mengistimewakannya dengan rahmat di akhirat. Terlepas sosok Sayyidina Umar merupakan sahabat dari Rasulullah Saw. berbuat kasih sayang adalah perbuatan mulia dan mendatangkan kemuliaan, sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw:
الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ، ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ أَهْلُ السَّمَاءِ
Artinya: Adapun orang-orang pengasih akan mengasihi pula pada mereka ar-Rahman (AllahSwt.) maka kasihanilah oleh kalian setiap apapun di bumi maka akan mengasihi pula pada kalian penduduk langit.
(Muhammad bin Abi Bakar, Mawaid al-Usfuriyah, Darul Kutub Islamiyah, hal 5).


