JEMBER | nurulqarnain.net – Prestasi membanggakan ditorehkan siswa-siswi SD Nurul Qarnain Baletbaru Sukowono Jember. Dalam kurun waktu satu tahun, mereka berhasil mengumpulkan 48 piala dari berbagai ajang kompetisi akademik dan nonakademik, mulai tingkat kecamatan hingga nasional.
Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan bakat dan potensi siswa yang dilakukan secara berkelanjutan. Beragam prestasi diraih melalui kompetisi sains, matematika, bahasa, seni, dan sastra.
Penghargaan kepada para siswa berprestasi diserahkan pada Senin (12/10/2026), seusai pelaksanaan upacara bendera. Momen tersebut disaksikan oleh seluruh warga sekolah sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan pencapaian para siswa.
Kepala SD Nurul Qarnain, H. Humaidi, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan mengumpulkan puluhan piala bukanlah hasil yang diperoleh secara instan, melainkan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan kolaborasi berbagai pihak.
“Memborong 48 piala dalam kurun waktu satu tahun bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah manis dari dedikasi, kerja keras, dan konsistensi seluruh warga sekolah. Pencapaian luar biasa ini membuktikan bahwa sekolah kita bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu, tetapi juga wadah tumbuh suburnya potensi, bakat, dan karakter unggul para murid,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah berjuang dalam kompetisi, guru pembina yang mendampingi proses persiapan, serta orang tua yang senantiasa memberikan dukungan.
“Saya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih setinggi-tingginya kepada para murid yang meraih juara, para guru pembina yang tak kenal lelah, serta seluruh orang tua yang senantiasa memberikan dukungan moral dan material,” imbuhnya.
Salah satu capaian yang membanggakan datang dari bidang sains. Qirani Candra Safitri berhasil meraih medali perak dalam ajang TOPPAS Olimpiade Sains. Sementara itu, Aisyah Shakila Az Zahra dan Muhammad Restu Abdillah masing-masing meraih medali perunggu pada kompetisi yang sama.
Selain raihan medali, sejumlah siswa SD Nurul Qarnain juga berhasil melaju ke tingkat nasional melalui ajang TOPPAS Olimpiade Matematika dan TOPPAS Olimpiade Sains.
Pada bidang matematika, empat siswa yang berhasil lolos ke tingkat nasional ialah Aisyatun Nuha Azzahra, Muhammad Yogi Syahputra P., Shabira Qurrota A’yunin, dan Ken Arya Satria Pengarep.
Adapun pada bidang sains, tiga siswa yang berhasil melaju ke tingkat nasional adalah Qirani Candra Safitri, Aisyah Shakila Az Zahra, dan Muhammad Restu Abdillah.
Capaian tersebut menunjukkan kemampuan para siswa dalam mengembangkan kompetensi akademik sekaligus kesiapan mereka menghadapi persaingan pada jenjang yang lebih tinggi.
Di tingkat provinsi, Muhammad Restu Abdillah menorehkan prestasi dengan meraih dua medali perak sekaligus. Penghargaan tersebut diperoleh melalui DYC Olimpiade Sains dan TOPPAS Olimpiade Sains.
Sementara itu, medali perunggu pada bidang matematika melalui TOPPAS Olimpiade Matematika diraih oleh Aisyatun Nuha Azzahra, Muhammad Yogi Syahputra P., Ken Arya Satria Pengarep, dan Shabira Qurrota A’yunin.
Pada bidang sains melalui TOPPAS Olimpiade Sains, medali perunggu berhasil diraih oleh Aisyah Shakila Az Zahra dan Qirani Candra Safitri.
Tidak berhenti pada raihan medali, siswa-siswi SDS Nurul Qarnain juga berhasil lolos dalam berbagai seleksi olimpiade menuju tingkat provinsi.

Pada bidang matematika melalui TOPPAS Olimpiade Matematika, siswa yang berhasil lolos ialah Khanza Bunga Ukhrowi, Ahmad Ziyad Nahrawi, Bryna Alvin Alvaro, dan Aydan Hamdan Prayogi.
Melalui JSO Olimpiade Matematika, tiga siswa yang lolos adalah Aurora Mubarokah, Jiffan Ahmad Zamzami Khoir, dan Ahmad Muzakki Ibrahim. Sementara itu, melalui DYC Olimpiade Matematika, siswa yang berhasil lolos ialah Aisyah Ayunindita Inara, Shabira Qurrota A’yunin, dan Mikaila Vazza Hanafidah.
Pada bidang sains melalui TOPPAS Olimpiade Sains, lima siswa yang berhasil lolos ialah Irena Nabia Sai Sabila, Ayra Jovita Prayogi, Nindita Varisha Az Zahra, Syarifah Jihan Amirah, dan Aydan Hamdan Prayogi.
Aisyah Ayunindita Inara juga berhasil lolos melalui JSO dan DYC Olimpiade Sains. Adapun Muhammad Restu Abdillah, Aurora Mubarokah, Muhammad Yogi Syahputra P., dan Mikaila Vazza Hanafidah berhasil lolos melalui DYC Olimpiade Sains.
Prestasi akademik juga merambah bidang bahasa. Shabira Qurrota A’yunin dan Aydan Hamdan Prayogi berhasil lolos melalui DYC Olimpiade Bahasa Indonesia. Sementara itu, Muhammad Yogi Syahputra Pratama lolos melalui TOPPAS Olimpiade Bahasa Inggris.
Beragam capaian tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan akademik di SD Nurul Qarnain tidak hanya berfokus pada satu bidang, tetapi juga membuka kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan minat dan potensinya.
Prestasi siswa SDS Nurul Qarnain tidak hanya bersinar di bidang akademik. Mereka juga menunjukkan kreativitas dan kemampuan berkesenian melalui Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kecamatan.

Pada cabang menulis cerita, Mikaila Vazza Hanafidah berhasil meraih juara I. Prestasi serupa diraih Arina Haura Mazizah Ramadhani yang keluar sebagai juara I pada cabang kriya anyam. Sementara itu, pada cabang pantomim, pasangan Moh. Fahmi Roif dan Faris Iril Ridho berhasil meraih juara I.
Pada cabang menyanyi solo, Asiva Alya Kurniawan memperoleh juara II, sedangkan Husnul Amaliyah Asy-Syifa meraih juara III. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa siswa memiliki ruang untuk berkembang tidak hanya melalui kemampuan akademik, tetapi juga lewat kreativitas, ekspresi seni, dan keberanian menampilkan karya.
Keberhasilan mengumpulkan 48 piala dalam setahun menjadi catatan membanggakan bagi keluarga besar SD Nurul Qarnain. Lebih dari sekadar jumlah penghargaan, pencapaian tersebut mencerminkan proses pembinaan yang melibatkan siswa, guru, sekolah, dan orang tua.
Dukungan guru pembina berperan penting dalam membantu siswa mengenali potensi, mempersiapkan diri, dan meningkatkan kemampuan sebelum mengikuti kompetisi. Di sisi lain, semangat belajar dan ketekunan siswa menjadi modal utama untuk meraih hasil terbaik.
Bagi sekolah, prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperkuat kualitas pendidikan dan menyediakan ruang pengembangan bakat bagi seluruh peserta didik.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan seluruh warga sekolah, SD Nurul Qarnain diharapkan terus melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta mampu bersaing di berbagai bidang.
Deretan piala yang berhasil diraih pun bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan pengingat bahwa setiap prestasi lahir dari proses, kerja keras, dan kesempatan untuk terus bertumbuh. (*)
——————————————–
Juru Berita: Fita Lalia
Editor: Fathorrozi


