Lelaki yang saat nyantri kerapkali makan pepaya dan tongkol rebus kala kiriman telat, selamat ulang tahun
Lelaki yang kadang makan sisa nasi temannya yang lengket di panci saat perut menagih janji untuk segera diisi, selamat ulang tahun
Lelaki yang menjadikan musuh kepada kantuk hingga sewaktu nyantri seringkali memilih tidur dalam posisi duduk di tempat lalu-lalang santri menuju masjid, selamat ulang tahun
Lelaki yang dijemput paksa oleh oknum ABRI pada pukul 01.00 malam, lalu ditahan di Koramil Sukowono sebab menarik sumbangan kepada masyarakat demi berdirinya gedung madrasah diniyah, namun dilapor disangkutpautkan dengan politik kuasa orde baru, selamat ulang tahun
Lelaki yang menggadaikan perhiasan si istri, menggadaikan pakaian, sprei kasur dan kelambu ranjang, bahkan harta satu-satunya tinggal pakaian yang dikenakan demi berdirinya masjid Dzul Qarnain, selamat ulang tahun
Lelaki yang lebih memilih lapar daripada pondok gelap di malam hari, selamat ulang tahun
Lelaki yang bahkan rela kediamannya gelap, sebab mendahulukan nyala lampu masjid dan agar santri bisa belajar, selamat ulang tahun
Lelaki yang tak patah arang mendirikan dan memperjuangkan pesantren, selamat ulang tahun
Lelaki yang selalu berhati-hati tiapkali wali santri atau penyantun sowan memberi sumbangan dan tidak mencampuradukkan dengan uang pribadi, sebab takut termakan oleh diri juga keluarganya, selamat ulang tahun
Lelaki yang tak pernah putus asa demi jaya dan majunya pesantren Nurul Qarnain, apapun dikorbankan, hingga kini pembangunan terus dilanjutkan, dibangun tiap hari tiada henti, membangun gedung dan jiwa santri, selamat ulang tahun
Lelaki… lelaki… lelaki…
Lelaki yang berhati samudera itu terus tersenyum dan mengajari kita tersenyum. Tidak membalas batu dengan batu. Menyambut pukulan dengan pelukan. Dan mengampuni kesalahan kawan juga lawan, selamat ulang tahun
—————————-
Sanah hilwah ya Murabbi Ruhina
Selamat ulang tahun, wahai pembimbing jiwa kami
Semoga dikaruniai kesehatan serta umur berkah
Amiin… amiin… yaa Mujiibas Saa-iliin…


