Tak terasa bulan Ramadan telah tiba, kita semua sebagai hamba yang dicintai Allah Swr. haruslah menyambutnya dengan suka ria. Bulan Ramadan merupakan bulan keberkahan, bulan yang dimuliakan Allah Swt. dimana pada bulan tersebut kita diwajibkan berpuasa dan meningkatkan ibadah.
Keutamaan mengenai bulan Ramadan telah banyak dijelaskan baik dalan Alquran, Hadis, maupun kitab turats. Dalam kalam agung-Nya, Allah menjelaskan bahwa bulan Ramadan adalah bulan diturunkannya Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelas antara yang haq dan bathil. Allah mewajibkan bagi umat Islam berpuasa pada bulan tersebut agar bertambah kadar ketakwaan dalam hati mereka.
Dalam kitab Al-Lu’lu’ wal Marjan, Muhammad Fu’ad Abdul Baqi menyebutkan sebuah Hadis dari Imam Al-Bukhari mengenai keutamaan bulan Ramadan, dijelaskan bahwa Abu Hurairah menceritakan, Rasulullah Saw. bersabda, “Apabila bulan Ramadan datang maka pintu-pintu langit dibuka, sedangkan pintu-pintu neraka Jahanam ditutup dan setan-setan dibelenggu.”
Salah seorang ulama agung kota seribu wali, permata kota Tarim, Al-‘Allamah Al-Mursyid Al-Hafidz Al-Habib Umar bin Hafidz berpesan kepada segenap kaum muslim untuk bersungguh-sungguh dalam meraih cinta Allah di bulan Ramadan. Dalam sebuah pengajiannya beliau berpesan, “Mulai hari pertama bulan Ramadan, pasanglah niat yang baik dan bersungguh-sungguhlah kepada Allah pada siang dan malam, dengan mata, tangan, lisan, perut, kedua telinga dan hati.”
Habib Umar juga menjelaskan tentang betapa besar imbalan yang Allah sediakan untuk orang yang mengerjakan amal saleh dan beribadah dengan hati yang tulus ketika bermunajat kepada Allah. Barang siapa yang membuka satu pintu niat yang baik maka Allah akan membukakan tujuh puluh pintu taufik.
Allah akan melihat setiap usaha hamba-Nya, maka perbaikilah niat kita untuk tulus beribadah dan berinteraksi dengan Allah serta keluarkanlah dunia dari benak. Berinteraksilah dengan Allah dalam salat dan tilawah di bulan yang berkah, agar hidup dan hati lebih terarah pada Allah Yang Maha Pemurah.
Oleh: Silfin Aisyah (Mahasiswa STIS Nurul Qarnain)
Editor: M. Firmansyah


