Dampak Tidur Terlalu Banyak saat Sedang Berpuasa

JEMBER_nurulqarnain.net. Di bulan Ramadan ini, setiap muslim yang telah memenuhi syarat diwajibkan untuk berpuasa. Menahan lapar dan dahaga selama lebih dari dua belas jam saat puasa tentunya membuat tubuh menjadi lemas dan malas untuk beraktivitas. Lalu, tidur menjadi pilihan utama bagi sebagian besar orang dalam mengisi waktu selama berpuasa.

Dalam Islam memang terdapat dalil yang berhubungan antara puasa dan tidur. Sebagaimana hadis Nabi Saw, “Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amal ibadahnya dilipatgandakan, doanya dikabulkan, serta dosanya diampuni.” (HR. Baihaqi).

Tidur dalam konteks ini tentunya dalam porsi yang wajar. Apabila seseorang berlebih-lebihan dalam tidur saat berpuasa, maka hal tersebut juga tidak diperkenankan.

Islam tidak melarang untuk tidur sepanjang menjalani ibadah puasa, selama tidurnya tersebut tidak menyebabkan ia meninggalkan kewajiban yang lain, seperti salat fardu, bekerja demi nafkah keluarga, dan lain sebagainya. Namun, terlalu banyak tidur saat berpuasa juga memiliki banyak kerugian, karena banyak waktu yang terbuang sia-sia. Sebab, waktu berpuasa sebisa mungkin dimanfaatkan untuk memperbanyak amal ibadah, seperti membaca al-Qur’an, berzikir dan salat sunah, bukan hanya menyulam mimpi di atas pulau kapuk.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dijelaskan bahwa orang yang tidur sepanjang siang dalam keadaan berpuasa, maka ia tidak mendapatkan kebaikan apapun dari puasanya.

Banyak tidur saat berpuasa juga memiliki dampak negatif bagi kesehatan. Menurut Dr. Fadli Rizal Makarim, tidur berlebihan ketika menjalani puasa dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan, di antaranya tubuh menjadi semakin lemas, membuat tubuh semakin gemuk, meningkatkan risiko depresi, membuat sakit kepala, dan sakit punggung.

Tidur saat berpuasa memang dibolehkan dalam Islam, serta dapat berbuah pahala apabila dilakukan dalam porsi yang wajar. Namun, ketika seseorang berlebihan dalam tidurnya, hal tersebut tidaklah baik, karena menimbulkan dampak negatif dalam ibadah juga kesehatan.

Setelah mengetahui alasan dan dampak negatif tidur berlebihan saat puasa ini, sebaiknya kita pandai-pandai mengukur tempo dan memperbaiki waktu tidur kita saat berpuasa agar tidur kita dapat berbuah pahala dan menjadi perantara turunnya nikmat Allah berupa kesehatan kepada kita semua. Aamiin ya Rabbal Alamiin. (*)

————————————–

Penulis: Silfin Aisyah, Santri Madrasatul Qur’an Nurul Qarnain, Sukowono Jember.

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *