Dewan Masyayikh Nurul Qarnain Ikuti Bimtek Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Formal Pesantren di Jakarta

JEMBER_nurulqarnain.net. Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos.I., M.Pd., mewakili Dewan Masyayikh Nurul Qarnain hadir ke Jakarta untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Formal Pesantren Jenjang Pendidikan Tinggi Ma’had Aly Angkatan 1 mulai tanggal 26 sampai 28 September 2024.

Bimtek Angkatan 1 yang diselenggarakan oleh Majelis Masyayikh ini dihadiri oleh 28 Ma’had Aly dari 79 Ma’had Aly di seluruh Indonesia. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis dalam penerapan sistem penjaminan mutu pendidikan pesantren yang sesuai dengan kebutuhan institusi Ma’had Aly.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir berbagai tokoh pesantren, anggota Majelis Masyayikh, Dewan Masyayikh, Mudir dan Bagian Administrasi Ma’had Aly, perwakilan Kementerian Agama RI, serta pimpinan Ma’had Aly dari seluruh Indonesia.

Untuk mengimplementasikan sistem penjaminan mutu pendidikan pesantren jenjang pendidikan tinggi Ma’had Aly, maka dilakukan bimbingan teknis secara terstruktur dan sistematis bersama para Dewan Masyayikh dan penyelenggara satuan Ma’had Aly untuk memastikan bahwa setiap Ma’had Aly dapat mengimplementasikan sistem penjaminan mutu dengan efektif dan efisien, sesuai dengan mutu yang diharapkan dan tanpa mengurangi keragaman dan kekhasan tradisi keilmuan di masing-masing satuan Ma’had Aly.

Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos.I., M.Pd., hadir mewakili Dewan Masyayikh Nurul Qarnain
Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos.I., M.Pd., hadir mewakili Dewan Masyayikh Nurul Qarnain

KH. Abdul Ghaffar Rozin, atau kerap disapa Gus Rozin, selaku Ketua Majelis Masyayikh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ma’had Aly merupakan pilar penting dalam menjaga dan mengembangkan tradisi keilmuan pesantren di Indonesia.

“Seiring berjalannya waktu, Ma’had Aly ini semakin dibutuhkan terutama dalam konteks mempertahankan sekaligus mengembangkan tradisi keilmuan yang dimiliki oleh pesantren yang khas dan sedikit berbeda dari sistem pendidikan yang lain. Karena sistem pendidikan pesantren ini harus diakui, merupakan pendidikan yang paling khas yang sudah ada sebelum Indonesia lahir,” tutur Gus Rozin.

Beliau menegaskan, pentingnya sistem penjaminan mutu dalam menjaga konsistensi kualitas pendidikan pesantren tanpa mengorbankan kemandirian dan kekhasan tradisi. Karakteristik dan warisan tradisi pesantren yang sangat beragam, tidak boleh menjadi hambatan dalam mencapai mutu pendidikan yang tinggi.

”Justru, keragaman ini harus menjadi kekuatan yang kita optimalkan melalui sistem penjaminan mutu yang solid dan terstruktur,” imbuh Gus Rozin.

Menurutnya, Ma’had Aly dibutuhkan terutama dalam mengembangkan dan mempertahankan tradisi keilmuan di pesantren. Sistem penjaminan mutu bukan hanya soal standar formalitas, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral pesantren dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi dan berakhlak mulia.

”Ini yang ingin kita bangun. Pendidikan pesantren ini bisa menjadi mercusuar keilmuan di Indonesia. Sehingga lulusan Ma’had Aly selain matang kelimuan juga memiliki kepekaan sosial dan bisa memberikan terobosan dan tawaran solusi atas probelmatika sosial kenegaraan yang berangkatnya dari kutubutturos tradisi keilmuan pesantren,” jelas KH. Abdul Ghaffar Rozin.

Lebih lanjut, dalam mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Jakarta ini, Ning Hj. Zulfa Yazid merasa sangat bersyukur. Selain bisa menambah pengetahuan dan pengalaman, juga dapat membangun hubungan baik dengan pimpinan pesantren yang lain.

“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti acara Bimtek Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Formal Pesantren ini. Sebab, di samping bisa menambah wawasan, kegiatan ini juga dapat membangun relasi antar masyayikh pondok pesantren.”

Beliau berharap pula, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kemajuan Pondok Pesantren Nurul Qarnain, terlebih untuk perkembangan Ma’had Aly Nurul Qarnain Sukowono Jember ke depan. (*)

—————————————-

Pewarta: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *