FOKSA Nurul Qarnain Putra di Grujugan Kidul, Gus Tamam Kupas Kewajiban Muslim dalam Meninggalkan Larangan Agama

BONDOWOSO_nurulqarnain.net – Forum Komunikasi Santri Alumni (FOKSA) Nurul Qarnain Putra kembali mengadakan pertemuan rutin tiga bulanan. Setelah beberapa kali mengalami perubahan jadwal akibat berbenturan dengan kegiatan pesantren dan agenda KH. Badrut Tamam, acara ini akhirnya sukses diselenggarakan pada Ahad pagi (02/02/2025) di kediaman saudara Romli Yahya, Grujugan Kidul, Bondowoso.

Acara ini dihadiri oleh alumni Pondok Pesantren Nurul Qarnain dari berbagai generasi. Kegiatan diawali dengan pembacaan surah Yasin dan Tahlil, kemudian dilanjutkan dengan kajian kitab Sullam at-Taufiq yang disampaikan oleh KH. Badrut Tamam, atau yang akrab disapa Gus Tamam.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Tamam melanjutkan pembahasan Bab Kewajiban Melaksanakan Perintah dan Meninggalkan Larangan. Beliau menjelaskan bahwa setiap muslim wajib menjauhi perkara yang diharamkan, serta berusaha mencegah orang lain dari perbuatan haram, bahkan jika perlu dengan cara memaksa. Jika tidak mampu, maka seseorang harus tetap menolak dalam hati dan ia patut berusaha menghindari tempat-tempat maksiat.

Selain itu, Gus Tamam juga menerangkan pengertian dari perkara haram, yaitu perkara yang jika dilakukan akan mendatangkan siksa, sementara meninggalkannya akan mendapatkan pahala.

Lebih lanjut, Gus Tamam berharap pertemuan semacam ini dapat menjadi penguat hubungan para alumni dengan pesantren, sekaligus menjadi wadah penambahan ilmu sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat. Pembacaan kitab kuning dalam forum ini diharapkan dapat menjaga dan melestarikan tradisi keilmuan pesantren di kalangan alumni.

Di pengujung acara, Gus Tamam mengajak seluruh alumni untuk bersama-sama menyukseskan Penerimaan Santri Baru (PSB) 2025 di Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Para alumni diminta untuk aktif menyebarkan brosur melalui media sosial serta memberikan arahan kepada sanak saudara dan kerabat yang berpotensi untuk mondok dan menimba ilmu di Nurul Qarnain.

Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan antusiasme, mencerminkan semangat alumni dalam menjaga hubungan dengan pesantren dan terus berkontribusi bagi keberlangsungan pendidikan Islam. (*)

————————————–

Pewarta: Muhammad Muslim

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *