Pemadatan terjadi sangat pesat, sebagaimana telah diprediksikan sebelumnya, bahwa arus padat akan terjadi pasca ujian sekolah non pesantren di luar yakni awal Juni. Terlihat hilir mudik wali santri baru berdatangan ke area pesantren sejak Subuh.
Jumlah Santri Baru
Menurut panitia PSB, total sekitar 220 santri baru yang telah masuk ke asrama. Rincian tersebut terdiri dari sekitar 90 santri putra, dan sisanya adalah santriwati. Mayoritas santri baru berasal dari daerah tapal kuda, kendati demikian ada beberapa santri yang berasal dari daerah Madura, Bali, dan Kalimantan.
Meskipun tanggal 8 Juni adalah ketetapan jadwal yang diberikan pesantren, akan tetapi banyak wali santri yang telah memondokan putra-putrinya sebelum tanggal 8 hari ini. Sehingga pada jadwal gelombang kedua ini, mereka kembali ke pesantren untuk menyelesaikan administrasi dan sowan kepada pengasuh.
Santri baru tersebut diterima di beberapa madrasah sesuai dengan pilihannya masing masing. Mayoritas santri baru tahun ini masuk ke lembaga MTS, baik reguler maupun muadalah. Hal ini beralasan karena sebagian santri yang masuk adalah lulusan sekolah dasar.
Walaupun demikian, menurut pendataan masih ada beberapa calon santri yang belum berasrama di pesantren disebabkan berasal dari daerah luar Jawa Timur yang berjarak cukup jauh. Sehingga pesantren akan kembali memberikan jadwal gelombang ketiga yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni Mendatang.






