Master of ceremony, Malia dan Faizah Robiatul Adawiyah membacakan rangkaian acara. Imelda Putri sebagai pelantun ayat suci al-Qur’an. Dilanjut pembacaan shalawat Nabi yang dibawakan oleh Jam’iyah Hadrah Putri, lalu diteruskan dengan Mahallul Qiyam, lagu Indonesia Raya, Yahlal Wathan dan Mars Nurul Qarnain.
Dalam sambutannya, Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos.I., M.Pd., menegaskan bahwa masa libur pondok ini merupakan masa pengabdian santri terhadap kedua orangtua.
“Berhati-hatilah dalam bertingkah! Jangan sampai salah niat. Liburan bukan untuk qadha’an. Saya juga berpesan, jangan sampai menyakiti hati orangtua. Liburan santri ini pada hakikatnya untuk mengabdi kepada orangtua,” tutur beliau.
Sementara Santriwati Pondok Pesantren Nurul Qarnain begitu terlihat aura bahagianya, menandakan sudah rindu terhadap kampung halaman.
Diketahui bahwa liburan santri Pondok Pesantren Nurul Qarnain akan dimulai pasca malam Milad Al-Wishol ke-5, yakni hari Kamis (7/3/2024) hingga kembali pada tanggal 10 Syawal 1445 H.
Dalam maklumat, Pengurus Pesantren juga memberitahukan bahwa jadwal pulang santri putri dari jam 07.00 WIB hingga jam 12.00 WIB. Sedangkan untuk santri putra dari jam 12.00 WIB sampai jam 16.00 WIB.
Bagi santri yang belum melunasi tanggungan pesantren, berupa Iuran Wajib Pesantren (IWP) dan beberapa pembiayaan lainnya, maka tidak diperkenankan pulang. Dalam maklumat tersebut juga ditegaskan, santri yang belum dijemput walinya tidak diperkenankan pulang.
Dan yang tidak kalah penting, saat liburan nanti, santri dilarang menggelar acara pertemuan dengan lawan jenis, dengan alasan apapun. Bahkan, bagi mereka yang melanggar aturan ini akan diberikan sanksi tegas oleh pesantren pada bulan Syawal nanti. (*)
—————————-
Pewarta: Endang & Dania
Editor: Rozi & Wildan


