Rektor INSYAKA, Dr. Bachrul Ulum, S.Sy., M.H.I, dalam sambutannya menegaskan bahwa EDUFEST telah mengalami transformasi signifikan dalam dua tahun terakhir. Perubahan konsep dari perlombaan biasa menjadi festival edukatif ini dinilai mampu meningkatkan partisipasi sekaligus kualitas keterlibatan peserta.

“Event ini bukan hanya ajang adu skill, tetapi juga kesempatan untuk mengasah kemampuan, menemukan jati diri, dan memperbanyak relasi. Sejak bertransformasi menjadi EDUFEST, peningkatannya sangat terasa. Tahun pertama hanya diikuti sekitar 150 peserta, kini meningkat menjadi hampir 300 peserta dari berbagai sekolah menengah atas di wilayah Tapal Kuda,” ungkapnya.
Menurutnya, EDUFEST 2026 juga memiliki makna khusus karena menjadi edisi pertama dengan identitas penuh INSYAKA. Jika pada penyelenggaraan awal masih menggunakan nama Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain, kini festival ini hadir dengan latar institusi baru sebagai Institut KH Yazid Karimullah, sebagai tanda fase baru dalam penguatan akademik dan budaya kampus.
EDUFEST 2026 diselenggarakan oleh DEMA INSYAKA selama dua hari, 28-29 Januari 2026. Sebelumnya, panitia melakukan sosialisasi ke berbagai daerah Tapal Kuda, mulai Banyuwangi, Situbondo, hingga wilayah lain, sehingga menjaring peserta dari beragam latar belakang sekolah.
Ratusan peserta terbaik dari SMA, Madrasah Aliyah, Madrasah Aliyah Muadalah, hingga SMK baik berbasis pesantren maupun sekolah umum turut ambil bagian dalam cabang MHQ, MQK, Nasyid Islami, Debat Ilmiah, Pidato Bahasa Inggris, dan Futsal.

Acara penutupan berlangsung pada sore hari. Kepala Biro Kemahasiswaan INSYAKA, Abdul Hafid, menegaskan bahwa silaturahmi dan kerja sama yang terbangun tidak berhenti pada EDUFEST semata, melainkan akan berlanjut dalam jangka panjang melalui berbagai kegiatan berikutnya.
Pada pengumuman juara, Lomba MTQ menobatkan Roihan Akbar Halili (SMA Nuris Jember) sebagai juara pertama, disusul Lailatul Hasni Ramadhani (MA Al Badri) di posisi kedua, dan Afifara Maulidia (SMA Nuris Jember) sebagai juara ketiga.
Lomba Pidato Bahasa Inggris dimenangkan Arina Nita Aprilia (SMK Wonosari), juara kedua Naja Salfarida Damayanti (MA Nurul Khoiroh), dan juara ketiga Zahrotul Mawaddah (MAS Nurul Ulum).
Pada Lomba Nasyid Islami, juara pertama diraih Muhammad Fathor Ragil Putra (MAS Nurul Ulum), juara kedua Ulil Barokatir Rohmaniah (MA As Shofa Sukorambi), dan juara ketiga Sitti Aisyatul Ummi (MA Nurul Qarnain).
Cabang MQK menempatkan M. Farel Damar Prasetyo (MA Fathul Ulum Al Mahfudz) sebagai juara pertama, diikuti Alfin Afdhol Khabibi dan Zaenal Abidin (keduanya dari SMK Darmas).

Pada MHQ, juara pertama diraih Wa’amila Rozikin (MA Nuris Jember), juara kedua Hanna Maghfuroh (SMK Darmas), dan juara ketiga Siti Karimah (MA Masyitah).
Debat Ilmiah dimenangkan delegasi SMAN Tamanan, disusul MAS Nurul Ulum, MDMA Nurul Qarnain, dan SMK Manbaul Ulum. Sementara Lomba Futsal menobatkan MA Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso Tim A sebagai juara pertama, diikuti SMA Muhammadiyah Bondowoso, MA Al Irsyad Al Islamiyyah Tim B, dan SMA Nuris Jember.
Melalui EDUFEST INSYAKA 2026, INSYAKA menegaskan komitmennya menjadikan kompetisi sebagai sarana pembinaan prestasi dan karakter pelajar. Ajang ini diharapkan menjadi ruang belajar yang sehat, menumbuhkan kepercayaan diri, serta mengarahkan generasi muda wilayah Tapal Kuda menuju masa depan yang lebih baik dan terarah. (*)
————————————-
Pewarta: Wildan Miftahussurur
Editor: Fathorrozi


