ISNUQ Perkuat Silaturahmi Kultural melalui Anjang Sana NQ Family

JEMBER | nurulqarnain.net – Ikatan Santri Nurul Qarnain (ISNUQ) terus memperkuat hubungan dengan alumni dan simpatisan melalui kegiatan anjang sana yang digelar secara rutin. Kegiatan kali ini berlangsung di kediaman Frans, Sumberpakem Sumberjambe, pada Selasa (15/9/2026).

Anjang sana tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi ISNUQ Pusat yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali. Selain mempererat hubungan antarsantri dan alumni, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi organisasi serta persiapan menyambut Haul Majemuk Pondok Pesantren Nurul Qarnain.

Ketua Umum Tanfidziyah ISNUQ, Ust. Ahmad Sanusi, M.Pd., yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas sambutan keluarga besar NQ Family. Ia juga menjelaskan bahwa ISNUQ memiliki unsur struktural dan kultural sebagaimana yang terdapat dalam tubuh Nahdlatul Ulama.

“Alhamdulillah, saya bisa hadir di tempat ini. Yang pertama, saya ingin menyampaikan banyak-banyak terima kasih atas sambutannya, serta karena saya bisa diterima di tempat ini dan di komunitas alumni yang tergabung dalam NQ Family,” ujar Ust. Ahmad Sanusi.

Menurutnya, secara struktural ISNUQ memiliki susunan kepengurusan sebagaimana organisasi pada umumnya. Sementara secara kultural, ISNUQ mencakup alumni maupun simpatisan yang tidak berada dalam struktur kepengurusan, tetapi tetap menjalankan amaliah dan tradisi yang menjadi kebiasaan alumni Nurul Qarnain.

“Di ISNUQ ini, alumni ataupun simpatisan yang tergabung di dalamnya yang penting statusnya adalah santri atau alumni meskipun ia tidak tergabung dalam struktur kepengurusan ISNUQ, namun jika amaliahnya sama dengan yang dilakukan atau dilaksanakan oleh alumni Nurul Qarnain, berarti ia sudah melaksanakan ISNUQ secara kultural,” jelasnya.

Ia mencontohkan kegiatan seperti membaca Ratibul Haddad, bershalawat, dan berbagai amaliah lainnya sebagai bagian dari kultur tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ust. Sanusi juga menyampaikan program Turba atau turun ke bawah yang menjadi salah satu agenda ISNUQ Pusat. Program tersebut dilakukan dengan mendatangi dan bersilaturahmi secara langsung kepada anggota ISNUQ yang tersebar di berbagai daerah.

“Turba atau ‘turun ke bawah’ adalah bersilaturahmi kepada anggota ISNUQ yang ada di bawah. Di bawah itu, ya tersebar di mana-mana,” ungkapnya.

Ia menambahkan, komunitas seperti NQ Family termasuk dalam barisan independen atau sayap ISNUQ, sebagaimana Foksa Putri dan Foksa Putra, yang memiliki jalur keanggotaan tersendiri di luar struktur rayon.

Rangkaian pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mematangkan persiapan Haul Majemuk Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Melalui anjang sana yang berlangsung rutin, koordinasi dan komunikasi antarelemen alumni terus dibangun menjelang pelaksanaan agenda tahunan pesantren. (*)

—————————————-

Pewarta: Wildan Miftahussurur
Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *