Jamiyah Kubra Asrama Bahasa Arab, Ajang Asah Kreativitas dan Merawat Bahasa

JEMBER_nurulqarnain.net. Asrama Bahasa Arab Pondok Pesantren Nurul Qarnain adakan Jamiyah Kubra. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis malam Jumat (01/02/2024). Tidak kurang dari 150 santri Asrama Bahasa Arab yang hadir pada acara ini, bahkan diramaikan pula oleh para santriwati dari asrama lain yang penasaran pada kreasi yang ditampilkan oleh santri Asrama Bahasa Arab.

Acara yang berlangsung di halaman asrama santri putri ini dibuka oleh pembina Asrama Bahasa Arab yang menyampaikan rasa bangga kepada para santriwati yang telah bersinergi untuk menghidupi Asrama Bahasa Arab hingga saat ini.

“Saya bangga kepada pengurus Asrama Bahasa Arab. Semangat mereka patut diacungi jempol. Semoga acara mengasah kreativitas dan merawat bahasa seperti ini terus istikamah dan senantiasa mendapat keberkahan,” tutur Ustaz Fathorrozi dalam sambutannya.

Dibalut dengan nuansa Arab, para santriwati menampilkan kreasinya di hadapan para hadirin. Di antara kreasi yang dipertunjukkan adalah khitabah oleh Dzewi Khilma, as-syi’r oleh Neysa Aurelia dan taqdimul qishah oleh Aula Syarifah.

Pembacaan puisi Cinta Tanah Air berbahasa Arab

Tidak kalah unik dengan penampilan sebelumnya, pantonim ala santri Asrama Bahasa Arab yang terdiri dari beberapa santri juga ditampilkan. Tidak hanya itu, beberapa kreasi lain, seperti lantunan lagu Ijhad, drama ala santri, dan tari islami, juga ikut ditampilkan.

Tidak hanya dari kalangan santri, pengurus Asrama Bahasa Arab pun menampilkan kreasi yang tak kalah seru. Drama bernuansa cinta berjudul “Hubbun Mardud” yang ditulis dan dilatih oleh Ustaz Fathorrozi, mampu menyihir perhatian hadirin.

Pengurus Asrama Bahasa Arab menuturkan, acara tersebut merupakan kegiatan perdana dan Insya Allah akan diistikamahkan setiap 3 bulan sekali.

“Acara Jamiyah Kubra ini nantinya akan menjadi kegiatan rutinan Asrama Bahasa Arab setiap 3 bulan sekali,” lapornya.

Kreasi nyala lilin bertema IKSABAR NQ (Ikatan Santri Asrama Bahasa Arab Nurul Qarnain)

Acara ini ditutup dengan kreasi nyala lilin dengan dipadukan formasi indah seluruh santri Asrama Bahasa Arab pada tiap tingkatan, yakni kelas Sifir, Ula, Wustha dan Ulya. Mereka mengenakan seragam yang senada dan menawan.

Asrama Bahasa Arab ini telah berdiri sejak awal tahun 2018. Ning Hj. Zulfa Yazid sebagai pembina Asrama Bahasa menunjuk Ustaz Fathorrozi untuk menjadi pembimbing santri takhasus fi lughah al-Arabiyah. Dalam kesehariannya, para santri Asrama Bahasa Arab juga membiasakan diri menggunakan bahasa Arab saat berkomunikasi dengan teman-teman seasrama.

Selain itu, Asrama Bahasa Arab memiliki struktur yang rapi dan terkordinir setiap saat, sehingga tidak hanya di pesantren mereka terampil dalam berbahasa Arab, namun saat santri menjalani libur pesantren juga tetap berkegiatan keasramaan bahasa Arab. (*)

———————————

Pewarta: Wildan MS

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *