Kelas Leadership 2025 MA Nurul Qarnain: Menumbuhkan Jiwa Pemimpin Berjiwa Rabbani

JEMBER_nurulqarnain.net – Acara Kelas Leadership 2025 yang diinisiasi oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah Aliyah Nurul Qarnain dengan gabungan 3 organisasi yaitu: OSIM, PIK-R dan Kru Redaksi Majalah Elmash resmi dimulai pada hari Selasa, (10/6/2025).

Agenda ini bukan sekadar pelatihan, melainkan rangkaian pendidikan kepemimpinan bernuansa islami yang bertujuan membentuk jiwa pemimpin muda berintegritas, berpikir jernih, dan berperilaku santun.

Hari pertama: Dibuka dengan Ruhiyah, Dibimbing dengan Ilmu. Setelah terkondisikan, para peserta langsung diajak memasuki sesi pra-acara dan pre-test, di mana mereka diuji pengetahuan awal tentang kepemimpinan dan organisasi. Uniknya, tes ini dilakukan dengan iringan nasyid yang menenangkan, menciptakan suasana rileks namun tetap fokus.

Sesi pembukaan dipandu oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu perjuangan Yalal Wathan, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air yang berpadu dengan semangat keislaman.

Tidak ketinggalan, tilawah dan shalawat dibacakan oleh ananda I’anatun Nadifa dengan suara merdu yang menggugah jiwa. Kepala Madrasah, LH. Nakhlid Syafi’i, M.H.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepemimpinan bukanlah soal kuasa, tetapi tentang amanah, tanggung jawab, dan keikhlasan dalam melayani.

Acara kemudian ditutup dengan doa oleh KH. Abdullah Faqih dari Pondok Pesantren Darul Hikmah, memohon keberkahan untuk setiap langkah dalam kegiatan ini.

Lanjut ke sesi inti, materi pertama tentang “Resolusi Konflik dalam Organisasi” disampaikan oleh Neng Hulwana dari Pondok Pesantren Darul Hikmah. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bagaimana menangani perbedaan pendapat dengan kepala dingin, menyatukan visi, dan membangun harmoni di tengah perbedaan.

Sesi materi pertama tentang “Resolusi Konflik dalam Organisasi”
Sesi materi pertama tentang “Resolusi Konflik dalam Organisasi”

Setelah istirahat singkat, materi kedua berjudul “Analisis Kepemimpinan” bersama Moh. Riski, mengupas beragam tipe kepemimpinan, kekuatan karakter, dan pentingnya mengenali potensi diri. Diskusi interaktif dan studi kasus membuat peserta aktif bertanya dan menyampaikan gagasan.

Hari kedua dan ketiga: Latsar Bersama TNI – Disiplin, Tangguh, dan Solid, tanggal 11–12 Juni 2025 menjadi puncak tantangan fisik dan mental. Bertempat di halaman pesantren, peserta mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (Latsar) bersama Koramil Sukowono. Suara lantang instruktur TNI, aba-aba baris-berbaris, serta latihan kekompakan membuat para peserta belajar arti penting disiplin dan ketangguhan.

Di bawah terik matahari, peluh mengucur, namun semangat tak padam. Latihan ini tak hanya melatih fisik, tapi juga menanamkan nilai penting dalam kepemimpinan: komitmen, konsistensi, dan keberanian mengambil keputusan.

Tak sedikit yang awalnya lelah, tapi akhirnya merasa bersyukur telah melalui proses ini.

“Capeknya nggak sia-sia, saya merasa lebih kuat dan percaya diri,” ujar salah satu peserta dengan wajah berseri.

Latsar Bersama TNI – Disiplin, Tangguh, dan Solid
Latsar Bersama TNI – Disiplin, Tangguh, dan Solid

Hari keempat: Public Speaking dan Perencanaan Proker. Jumat, (13/6/2025), menjadi hari evaluasi dan penguatan. Dimulai dengan review materi, peserta mengulas kembali poin-poin penting dari hari sebelumnya. Dilanjutkan dengan materi ketiga bertajuk, “Komunikasi Efektif dan Public Speaking” oleh Kak Adiesa Asa. Di sesi ini, peserta belajar teknik berbicara yang baik, menyampaikan pesan yang jelas, dan menumbuhkan keberanian tampil di depan umum modal penting bagi pemimpin.

Materi keempat menghadirkan duet Pak Yusron Hafidz dan Ibu Muhliseh yang membawakan judul, “Mengenal Program Kerja Organisasi dan Pentingnya Timeline.” Dengan gaya santai tapi padat, keduanya menjelaskan bagaimana membuat program kerja yang realistis, membagi peran secara adil, dan menentukan target waktu.

Setelah sesi post-test, acara diakhiri dengan award ceremony, yang mana peserta terbaik diumumkan dan diberikan penghargaan. Peserta terbaik dari nilai pre test dan post test dengan nilai sempurna atas nama Velinia, yakni OSIM kelas Zawiyah dan Peserta teraktif atas nama Melsia Putri Lestari dari OSIM Putri. Suasana haru menyelimuti aula saat nama-nama disebut. Ada tawa, ada tepuk tangan, dan ada air mata haru, karena perjalanan ini bukan hanya tentang belajar, tapi juga tentang tumbuh bersama.

Kelas Leadership 2025 bukan sekadar pelatihan organisasi. Ia adalah ruang tumbuh, ruang belajar, ruang mengenali diri, ruang mengasah niat untuk memimpin bukan karena ingin dipandang, tapi karena ingin memberi manfaat.

Sebagaimana Rasulullah ﷺ yang menjadi pemimpin dengan kasih sayang dan akhlak mulia, para siswa MA Nurul Qarnain pun diajak untuk meneladani jejak itu: menjadi pemimpin dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan tekad yang teguh.

Semoga langkah-langkah ini menjadi awal dari gerak besar. Dari siswa yang hari ini belajar memimpin, menjadi generasi yang kelak memimpin dengan cahaya iman. (*)

——————————————

Pewarta: Akmal Marzuqin

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *