Setelah keliling halaman, mereka kembali ke aula untuk berdoa bersama Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Sebelum memimpin doa, KH. Yazid Karimullah bertawasul al-Fatihah kepada leluhur Dewan Pengasuh Nurul Qarnain juga dari pihak Al-Amien. Sesudah doa dipanjatkan, Kiai Yazid menyampaikan pesan.
“Santri ini ada di mana-mana tapi tidak ke mana-mana. Maksudnya, ada yang di dunia pendidikan, ada yang di pemerintahan, ada yang jadi Ibu Nyai, Ustazah, dan yang lainnya. Tetapi, mereka tetap tidak ke mana-mana, tetap mempertahankan kesucian santri,” tutur beliau.
Adapun kunjungan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus meminta doa kepada para kiai, khususnya kiai yang ada di Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Selain itu, kunjungan ini dilakukan setiap tahun sekali oleh santri kelas akhir di Al-Amien dengan berkunjung ke pesantren-pesantren yang berbeda.

“Kunjungan ini sebenarnya program untuk kelas XII Madrasah Aliyah. Sebelumnya program ini seperti KKN, akan tetapi empat tahun belakangan ini diganti dengan program kunjungan ke pesantren-pesantren atau silaturahmi,” ujar Ustazah Alfin Nadhiroh, Pengurus Pondok Pesantren Al-Amien yang menyertai rombongan tersebut.
Santri kelas akhir Al-Amien Putri 1 Prenduan ini, memilih Nurul Qarnain sebagai tujuan kunjungan atas dasar arahan dari Ibu Nyai Hj. Halimatus Sa’diyah. Beliau juga ikut serta mengantarkan rombongan santri tersebut. Ketika sampai di Nurul Qarnain, selain mendapat doa dari KH. Yazid Karimullah, santri Al-Amien ini juga mendapat ilmu sekaligus pengalaman untuk diterapkan di Al-Amien.
“Banyak ilmu yang kita dapat dari Pesantren Nurul Qarnain, terutama berkenaan tentang pendalaman dan pemahaman kitab kuning. Walaupun saat ini banyak terlahir pondok pesantren yang modern, namun Nurul Qarnain masih mempertahankan tradisi pemahaman kitab kuning. Itu yang ingin kami terapkan di Pondok Pesantren Al-Amien,” ucap pengurus dari Pondok Pesantren Al-Amin.
“Sebenarnya banyak hal yang ingin kami ketahui dari Nurul Qarnain, tapi terkendala waktu sehingga tidak bisa berlama-lama. Dan kami mengucapkan banyak terimakasih kepada para santri Nurul Qarnain yang telah mengajarkan keramahan dan kesopanan ketika menyambut kami,” imbuhnya.
Pada pukul 10.00 WIB, rombongan santri Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura, pamit kepada keluarga dewan pengasuh, pengurus, juga santri Pondok Pesantren Nurul Qarnain. (*)
————————————–
Pewarta: Siti Anisa & Fita Lalia
Editor: Fathorrozi


