Shendy Arief lulus pada tahun 2024. Sejak di pesantren ia dikenal sebagai santri yang aktif dan berprestasi. Selain belajar di pendidikan formal Madrasah Aliyah, Shendy juga mengais ilmu di Madrasatul Qur’an Nurul Qarnain dan menghafalkan al-Qur’an kepada Ustaz A. Munir, Ustaz Ali Murtadlo, dan Ustaz Akmal Marzukin.

Diterimanya Shendy Arief dengan jalur mandiri di Universitas Al-Azhar merupakan hasil dari ketekunan dan semangat belajarnya yang tinggi sejak di pesantren. Lingkungan pesantren yang mendukung, baik dari segi akademik maupun spiritual, turut memberikan pengaruh besar dalam pengembaraan intelektualnya. Tak lepas, Shendy juga mendapatkan dukungan penuh dari keluarga dan para guru yang terus memotivasinya untuk meraih yang terbaik.
Prestasi Shendy ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi santri-santri yang lain di Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Keberhasilannya membuktikan bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, setiap santri dapat meraih cita-citanya, termasuk menimba ilmu ke luar negeri, seperti Universitas Al-Azhar.
Semoga Shendy Arief dapat menjalani studinya dengan lancar di Negeri Kinanah, memperoleh ilmu yang bermanfaat, dan kelak saat kembali ke tengah-tengah masyarakat mampu memberikan kontribusi yang terbaik dan berarti. Keberhasilan Shendy Arief ini juga menjadi bukti bahwa Pondok Pesantren Nurul Qarnain terus melahirkan generasi-generasi unggul, berprestasi, dan siap diterima di lembaga-lembaga tingkat internasional. (*)
————————————–
Pewarta: Wildan Miftahussurur
Editor: Fathorrozi


