Borong Juara Umum, Santri Nurul Qarnain Pulang dengan Membawa Hadiah Umroh

Pondok Pesantren Nurul Inaroh (NURINA) Bangsalsari, Jember, menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqoh Qira’atil Kutub (MQK) dan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ), sebuah ajang bergengsi di tingkat Kabupaten Jember dalam rangka Pelantikan Pengurus MWC NU Bangsalsari dan peringatan Hari Santri Nasional 2024. Rabu (16/10/2024).

Sejak pagi hingga sore, suasana kompetisi dipenuhi dengan semangat dan antusias dari para santri yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Jember. Para peserta maju sesuai nomor undi yang disediakan oleh panitia, mereka berlomba menampilkan kemampuan terbaik dalam membaca dan memahami kitab serta ketepatan dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh dewan juri, dengan harapan mereka dapat membawa pulang kemenangan.

Momen yang paling dinanti akhirnya tiba, yaitu pengumuman para juara. Dua santri dari Pondok Pesantren Nurul Qarnain berhasil meraih juara pertama pada cabang lomba Kitab Fathul Qarib. Ananda Ersya Fikri Reihan Syahputra, keluar sebagai Juara 1 untuk kategori putra, sementara ananda Nawira meraih Juara 1 untuk kategori putri. Keduanya adalah santri aktif di kelas 12 Madrasah Diniyah Muadalah Aliyah (MDMA) Nurul Qarnain.

Namun, momen paling membanggakan terjadi saat para juara diadu kembali untuk memperebutkan gelar juara umum. Setelah melalui penilaian yang ketat, ananda Nawira akhirnya dinobatkan sebagai juara umum. Kemenangan ini tak hanya mengharumkan nama Pondok Pesantren Nurul Qarnain, tetapi juga membawanya meraih hadiah utama berupa perjalanan umroh.

 

Nawira, Peraih Juara Umum MQK tingkat Kabupaten Jember dan peraih hadiah umroh di Pondok Pesantren Nurina, Bangsalsari

Kemenangan ini terasa sangat istimewa dan mengharukan, karena ananda Nawira mempersembahkan prestasinya untuk almarhum kedua orang tuanya, alm. Bapak Mistur dan almh. Ibu Rofina, yang telah lebih dulu berpulang ke Rahmatullah. Kemenangan ini menjadi simbol kebanggaan dan penghormatan yang tak terlupakan baginya dengan harapan dapat menjadi jariyah yang terus mengalir untuk kedua orang tuanya.

Prestasi ini tak hanya menjadi kebanggaan bagi Pondok Pesantren Nurul Qarnain, tetapi juga diharapkan menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus berusaha dan meningkatkan kemampuan mereka di masa yang akan datang. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar dan dedikasi yang tinggi dapat membawa santri mencapai prestasi yang membanggakan. Semoga tradisi juara ini dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan.

1 Comment
17 October 2024

Alhamdulillah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *