MA Plus Keterampilan Nurul Qarnain Gelar Launching Mobil Literasi dan Pembukaan Lomba LKBB

JEMBER_nurulqarnain.net – Pada Senin (27/10/2025), udara pagi di halaman asrama putri Pondok Pesantren Nurul Qarnain terasa begitu khidmat. Iringan suara nasyid Firqatul Insyad Az Zahra membuka acara dengan lantunan mahallul qiyam yang menggugah hati, menandai dimulainya rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional tahun 1447 H. Cahaya semangat dan keilmuan terpancar dari wajah-wajah para santri yang berkumpul dengan penuh antusias.

Acara kemudian dilanjutkan dengan orasi ilmiah oleh Bapak Jamaluddin, yang menegaskan pentingnya literasi sebagai ruh peradaban. Beliau menyampaikan bahwa membaca bukan sekadar kegiatan intelektual, melainkan ibadah yang menumbuhkan jiwa berpikir, memperluas cakrawala, dan menghidupkan tradisi keilmuan di pesantren.

“Literasi adalah cahaya yang menerangi jalan panjang kehidupan, dari huruf menuju hikmah,” ujarnya penuh makna.

Puncak acara berlangsung dengan sambutan dan peresmian langsung oleh guru kita bersama, KH. Yazid Karimullah. Dalam momen penuh haru dan syukur itu, beliau meresmikan Mobil Literasi MA Nurul Qarnain serta membuka secara resmi Lomba Kreativitas Baris Berbaris (LKBB).

Dalam sambutannya, Kiai Yazid menuturkan rasa bahagia atas peluncuran Mobil Literasi sebagai wujud nyata dari semangat Iqra’ warabbuka al-akram—bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia.

“Inilah bagian dari sunnatullah dalam menegakkan ilmu dan adab,” tutur beliau dengan penuh keteduhan.

“Jadilah kalian sebagaimana pemuda yang dikatakan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib, yakni pemuda yang kakinya menapaki bumi, akan tetapi cita-citanya setinggi bintang tsurayya di langit. Artinya, meski kaki kalian berada di bumi, namun bangunlah cita-cita setinggi-tingginya, setinggi bintang di langit,” imbuh beliau.

Lebih lanjut, KH. Yazid Karimullah juga menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga di bawah naungan Pondok Pesantren Nurul Qarnain, khususnya antara MA Nurul Qarnain dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain, yang dalam waktu dekat akan bertransformasi menjadi Institut KH. Yazid Karimullah (INSYAKA).

“Jangan pernah ada kata ‘khianat’ di antara lembaga kita. Semua harus berjalan dalam satu niat, satu langkah, dan satu keikhlasan,” pesan beliau penuh harapan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipandu oleh KH. Fawaid Yazid, kemudian dilanjutkan dengan momen simbolis pemotongan pita dan pelepasan balon udara ke langit oleh KH. Yazid Karimullah.

Balon-balon itu terbang tinggi, seolah membawa harapan besar bagi kemajuan madrasah dan pesantren. Di bawah sinar matahari pagi, para santri menatap ke langit dengan senyum dan doa, bahwa setinggi itulah cita-cita dan tekad mereka untuk terus belajar, berjuang, dan berkhidmat dalam naungan ilmu dan keberkahan.

Selamat Hari Santri Nasional 1447 H. Dari Nurul Qarnain, cahaya literasi terus menjulang tinggi menuju langit ilmu dan pengabdian. (*)

———————————

Pewarta: M. Akmal Marzuqin

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *