
“Terima kasih kepada seluruh pengurus OSIM, baik putra maupun putri, Redaktur Elmash dan PIK-R, yang sudah menuntaskan masa baktinya. Semoga pengalaman organisasi ini menjadi modal untuk menjadi pemimpin yang baik di masa depan. Dan kepada pengurus baru, gali potensi semaksimal mungkin untuk menjadikan kepengurusan periode ini lebih baik dari sebelumnya. Selamat bertugas,” ujar Bapak Yusron, selaku Waka Kesiswaan yang mewakili kepala madrasah yang berhalangan hadir.

Sebagai organisasi resmi, baik OSIM, PIK-R dan Elmash memiliki struktur kepengurusan dalam periode satu tahun, yang dipilih dari dan oleh siswa melalui sistem voting dan musyawarah.
Ketua OSIM putra yang dilantik adalah Aldo Irawantoro, kelas XI IPS 1 dan Ketua OSIM Putri adalah Selvin Nabila, kelas XI IPA 3. Selanjutnya ketua PIK-R adalah Arifka Dwi Utami, kelas XI IPA 2 dan Pimred Redaktur Majalah Elmash adalah Siti Ana Fitriani, kelas XI IPS 2.

Untuk selanjutnya, ketiga organisasi tersebut akan berkolaborasi dalam berbagai program kerja. Jika OSIM berfokus pada kegiatan siswa secara umum, PIK-R berfokus pada monitoring kesehatan siswa, sementara Redaktur Elmash siap menerbitkan karya tulis siswa dalam bentuk majalah. Kolaborasi 3 organisasi ini, diharapkan dapat membentuk MA Nurul Qarnain yang senantiasa aktif dan berprestasi.

MA Nurul Qarnain yang menyandang status ‘Plus Keterampilan’, tidak hanya sekedar lembaga yang memberi pengajaran di kelas sesuai kurikulum pendidikan dan menyediakan kelas-kelas keterampilan yang mengasah keahlian, seperti keterampilan Tata Boga, Tata Busana, Tata Rias dan Teknik Elektronik, tapi juga menunjang organisasi siswa dalam tiga wadah yakni; OSIM, PIK-R dan Elmash.
Dari berorganisasi, siswa belajar mengembangkan jiwa kepemimpinan. Mengorganisir masa dan kegiatan. Sebab sekolah tidak selalu tentang pembelajaran di dalam kelas yang mengasah hard skill. Berorganisasi merupakan bagian dari soft skill yang tak kalah penting untuk terus diasah. Sebab kombinasi dari hard skill dan soft skill yang baik, akan membentuk generasi cerdas, terampil dan mandiri. Lebih jauh lagi, mampu bersaing, pantang menyerah menghadapi globalisasi ataupun serbuan revolusi industri dan teknologi.


