Acara ini dilaksanakan di Aula Nyai Hj. Halimatuz Zakiyah pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Agenda ini berjalan khidmat, dimulai dengan sambutan kepala Madrasatul Quran Nurul Qarnain, Ustaz Ahmad Munir, kemudian dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Alquran dan Selawat Quraniyah oleh Izzah Adila, santri Madrasatul Quran asal Bali. Lantunannya begitu syahdu, seakan-akan acara benar-benar dihadiri malaikat-malaikat majelis.
Kemudian memasuki acara inti; seminar motivasi. Ustaz As’ad Daroini memaparkan banyak hal berkaitan dengan Alquran, di antaranya tentang pengalaman beliau dalam menghafal Alquran serta kegiatan-kegiatan yang selayaknya dilakukan oleh para hafiz.
“Menghafal tidak selalu tentang metode, tapi juga tentang kemauan dan usaha keras di dalamnya,” tutur beliau kepada para peserta seminar. Selain itu, beliau juga menuturkan bahwa beliau istikamah muraja’ah sebanyak kurang lebih 5 juz setiap hari dengan tartil, dan ketika jenuh beliau mencoba dengan beberapa irama yang lain. Kemudian Ustaz As’ad Daroini memberikan contoh beberapa irama para syaikh dengan lantunan suara merdu.
Ada beberapa tips dari beliau kepada santriwan-santriwati Madrasatul Quran agar hafalan kian melekat dalam ingatan. Di antaranya ketika bangun tidur dimulai dengan istighfar, kemudian muraja’ah di dalam salat malam, menggunakan waktu khusus untuk menghafal ayat-ayat mutasyabihat (ayat-ayat yang samar di dalam Alquran), menarget muraja’ah minimal 2 sampai 3 juz setiap hari, meluangkan waktu untuk membaca makna Alquran, dan memperbanyak membaca doa-doa.
Di ujung acara, beliau meminta membacakan satu sampai dua kata kepada salah satu santri untuk membuka secara acak ayat Alquran di halaman dan juz berapa saja, lalu beliau akan menebak halaman dan surah tersebut dan di juz keberapa. Akhirnya, dua santri mencobanya dan keduanya sama-sama dijawab dengan sempurna dan tepat oleh beliau. Hanya dengan dua kalimat, beliau bisa menyebut awal halaman dan akhir halaman, pada surah apa dan di juz keberapa.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Salah satu pertanyaan ditanyakan oleh Liana Pramiswari, santri Madrastul Quran yang sebentar lagi akan menyelesaikan hafalan Alquran 30 juz.
“Bagaimana tips terbaik bagi kita yang sulit sekali untuk fokus?” tanyanya.
Ustaz As’ad Daroini menjawab, ”Tergantung penyebab ketidakfokusannya. Jika tidak fokus karena suasana yang ramai disebabkan ngajinya bersamaan dengan teman-teman yang lain, maka kita hanya perlu pembiasaan. Jika tidak fokus sebab banyak masalah, maka waktu tersebut sebaiknya digunakan untuk memperbanyak muraja’ah.”
Total terdapat empat pertanyaan. Satu pertanyaan dari peserta putra dan tiga pertanyaan lainnya dari peserta putri. Kegiatan yang berjalan khidmat ini tampak memancarkan semangat baru di wajah para peserta untuk terus menghafal kalamullah. Menjelang Zuhur acara seminar ini berakhir dan dipungkasi dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz As’ad Daroini.
==========================
Pewarta: Akmal Marzuqin
Editor: Rista Rozi


