Media Pondok Jawa Timur Adakan Madrasah Media untuk Latih Santri Ahli Bermedia

JEMBER_nurulqarnain.net. Pada Selasa (27/3/2024) Media Pondok Jawa Timur Regional IV yang berwilayah Jember-Lumajang menggelar Madrasah Media dan Buka Bersama. Acara Madrasah Media yang bertempat di Cafe Larisso Balung Jember ini dihadiri oleh kurang lebih 70 peserta dari perwakilan beberapa pesantren di Jember dan Bondowoso, termasuk perwakilan Media Nurul Qarnain, Sukowono Jember.

Media Pondok Jawa Timur memiliki tujuan utama dalam mengadakan kegiatan ini, yakni untuk meningkatkan kualitas media dari masing-masing pesantren yang tergabung. Karena saat ini media sosial merupakan salah satu hal yang begitu penting untuk dikembangkan.

Tema yang diusung dalam Madrasah Media kemarin adalah Copywriting dengan menghadirkan Ibnu Wicaksono yang merupakan salah satu penulis kawakan asal Jember. Ia menuturkan pentingnya Copywriting terhadap konten-konten di media sosial dalam bentuk foto maupun video sebagai pemikat pemirsa.

Ia juga berikan tips agar Copywriting menjadi menarik, yaitu singkat namun memberikan ciri khas yang mudah diingat banyak orang.

“Ketika membuat tulisan, buatlah dengan sederhana, karena semakin singkat dan sederhana tulisanmu, maka akan mudah diingat, namun harus memiliki unsur unik yang mengandung rima atau nada dan juga relate kapada kalangan yang kita target,” jelasnya.

Salah satu hal yang menjadi daya tarik adalah memilih tulisan dengan latar belakang dan ciri khas yang dijumpai dari lingkungan maupun trend yang ada. Menurut Ibnu Wicaksono, saat membuat Copywriting harus jeli dalam melihat kedua hal tersebut.

“Kita harus pintar-pintar mencari trend atau yang relate ke target kita. Jangan menggunakan Bro atau Sis, karena kurang bagus. Pakailah yang jadi trend, seperti panggilan Cak atau Mat, karena lebih mudah dijumpai di masyarakat kita,” lanjutnya.

Sebelum menutup acara, Gus Baba Nahyat selaku Pembina Pusat Media Pondok Jawa Timur yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan rasa bangga atas keaktifan Media Pondok Jatim Regional IV yang memperoleh predikat pertama di Jawa Timur. Beliau juga menitip agar para peserta bisa lebih mengembangkan media di pondok masing-masing.

“Saya sangat bangga terhadap teman-teman karena Media Pondok Dapil IV ini merupakan peserta media teraktif di provinsi Jawa Timur. Dan saya sangat support dengan pengembangan media di masing-masing pondok, bahkan sebagian dari pengurus media banyak yang tidak pulang pada Libur Ramadan ini, karena terus mensyiarkan pondoknya melalui media,” pungkas Gus Baba. (*)

—————————————–

Pewarta: Wildan Miftahussurur

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *