Berawal dan berakhir pada Yang Maha Memiliki.
Kadang kita tersesat dalam hiruk-pikuk dunia,
Namun di hadapan-Nya, semua kembali sederhana.
Manusia mencari, mengejar fatamorgana tanpa rupa,
Padahal yang sejati ada di lubuk hati yang lupa.
Kita bagaikan butir pasir di padang luas tak berbatas,
Namun setiap langkah punya arti, walau sering tak terbalas.
Ketenangan bukan dalam apa yang kita genggam erat,
Melainkan dalam ikhlas melepaskan yang berat.
Seperti hujan di padang kering yang berdebu,
Keikhlasan menghidupkan, membawa jiwa menuju terang yang syahdu.
Pada akhirnya, semua yang fana hanyalah persinggahan,
Yang kekal hanyalah cinta yang murni dan pengabdian.
Biarlah hidup ini menjadi jejak yang teringat,
Mengalir menuju akhir, dengan hati yang khusyuk dan taat.
Makkah al-Mukaramah, 2024
———————————
Karya: Fauzinuddin Faiz (Ketua Pengurus Cabang LTN NU Jember)
Ilustrasi: Pinterest, Pngtree


