Kopontren Muawanah Cabang Putri Telah Resmi Dibuka oleh Pengasuh

JEMBER_nurulqarnain.net – Grand Opening Koperasi Muawanah Putri Pondok Pesantren Nurul Qarnain berlangsung meriah di halaman asrama putri. Acara yang dihelat pada Minggu malam Senin (10/11/2024) itu, dihadiri oleh kepala pondok, kepala lembaga dan seluruh santri putri. Acara ini menjadi sebuah tanda perubahan besar bagi koperasi putri yang kini mulai beralih dari sistem tradisional ke arah sistem modern dengan memanfaatkan alat teknologi.

Nyai Hj. Nuriatul Isnaini selaku Penanggung Jawab Koperasi Putri merasa bangga atas perubahan koperasi putri ini yang telah lama didambakan.

“Grand Opening ini membawa kebanggaan besar. Koperasi putri sudah ada sejak lama, namun kini berubah dari tradisional ke konsep modern seperti swalayan, demi memberikan kemudahan kepada santri,” ungkap beliau.

Nyai Hj. Nuriatul Isnaini ini juga berterima kasih kepada seluruh staf koperasi, terlebih Ustaz Qorib selaku Ketua Koperasi Muawanah Nurul Qarnain yang telah berperan besar dalam proses modernisasi ini.

Beliau juga menyampaikan pesan dari pengasuh mengenai pentingnya kemandirian ekonomi.

“Sesuai titah pengasuh, pondok pesantren harus mandiri secara ekonomi. Dan malam ini kita saksikan langkah awalnya,” ujar Nyai Hj. Nuriatul Isnaini yang akrab disapa Nyai Is.

Koperasi Muawanah Nurul Qarnain kini memiliki beberapa cabang, di antaranya terletak di kawasan putra dan putri pesantren, serta satu cabang terdapat di desa Cumedak, Sumberjambe.

Nyai Hj. Isnaini mengungkapkan rencana besar koperasi ini untuk membuka lebih banyak cabang di luar lingkungan pesantren.

“Ke depannya, kami akan membuka cabang-cabang baru di luar Pondok Pesantren Nurul Qarnain,” tegas beliau, seraya yakin dan optimis dalam memperluas jangkauan usaha koperasi.

KH. Yazid Karimullah, dalam sambutannya menegaskan bahwa berkah yang diperoleh dapat terlihat dari bertambahnya kebaikan dan pencapaian yang diraih.

“Berkah dapat dilihat ketika kebaikan itu terus bertambah, seperti halnya prestasi santri yang juara di Mesir dan berbagai kebaikan lainnya,” tutur pengasuh penuh syukur.

Di pengujung acara, KH. Yazid Karimullah menyampaikan doa dan harapannya agar para santri bisa bahagia di dunia dan akhirat.

“Cita-cita saya adalah membawa santri Nurul Qarnain berkumpul di surga kelak disertai dengan kebahagiaan,” pungkas beliau. (*)

——————————–

Pewarta: Wildan Miftahussurur

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *