K.H. Yazid Karimullah dalam tausiahnya mengapresiasi keteguhan para jamaah yang tetap hadir meski cuaca kurang bersahabat. Beliau menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bukti nyata kecintaan kepada Rasulullah Saw.
“Meskipun hujan, jemaah tetap hadir. Ini membuktikan pada Rasulullah akan rasa cinta yang begitu besar. Kita di sini karena dua alasan, pertama untuk memperingati hari lahir Rasulullah, dan kedua untuk merayakan milad ke-6 Al Wishol,” tutur beliau.
Dalam ceramahnya, Kiai Yazid juga mengutip Kitab Barzanji bahwa setiap saat adalah kesempatan untuk merayakan Maulid Nabi Saw. Selain itu, beliau menegaskan pentingnya mencintai Rasulullah, sebagaimana dalam hadis yang menyebutkan bahwa seseorang akan dikumpulkan bersama yang ia cintai di akhirat kelak.
Di sisi lain, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain juga berpesan kepada para santri dan jemaah agar senantiasa menjauhi ajakan setan, sebagaimana ditegaskan dalam Alquran bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi manusia.
Beliau juga mengingatkan bahwa Rasulullah adalah pemimpin terbaik sepanjang masa. Bahkan, hingga detik wafatnya, beliau masih mengkhawatirkan nasib umatnya. Salah satu keistimewaan Nabi Muhammad yang beliau sampaikan adalah bahwa tidak ada umat yang akan masuk surga sebelum seluruh umat Nabi Muhammad terlebih dulu masuk.
Momen spesial dalam milad ini juga ditandai dengan peluncuran air mineral H5 oleh K.H. Fawaid Yazid. Dalam kesempatan itu, beliau menjelaskan bahwa nama H5 diambil dari nama Ny. Hj. Halimah (ibunda beliau), sebagai bentuk penghormatan kepada beliau yang telah setia mendampingi dan berjuang bersama Kiai Yazid dalam membangun pesantren.
Acara semakin meriah dengan pemberian hadiah kepada pemenang sayembara desain logo Milad Al Wishol. Sang pemenang menerima hadiah uang tunai sebesar Rp. 1 juta, beserta jaket dan kaos eksklusif.
Ucapan selamat juga mengalir dari berbagai kalangan, termasuk para alumni yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Al-Azhar, Mesir. Milad Al Wishol juga merupakan penutup kegiatan pesantren sebelum liburan Ramadan para santri.
Pewarta: Wildan Ms
Editor: M. Firmansyah


