Pesan Pengasuh kepada Wali Santri: “Saya Titip Anak Saya!”

Nurulqarnain.net – Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain; K.H. Yazid Karimullah mengumpulkan wali santri sebelum penjemputan liburan pesantren. Di Auditorium, Pengasuh mewanti-wanti agar saat 44 hari libur Ramadan santri dijaga. Tausiyah beliau disampaikan di hadapan wali santri. Selasa (25/02/2025).

Beliau menyampaikan bahwa di pesantren santri sudah dididik dengan ilmu dan akhlak, sehingga jangan sampai liburan yang sebentar membuat hilang dan tidak ada gunanya.

“Saya punya ribuan anak santri yang akan bapak ibu jemput hari ini, jadi saya titip dengan sangat untuk dijaga karena selama di pesantren mereka sudah dididik dengan ilmu dan akhlak oleh saya dan pengurus pesantren, jangan sampai itu hilang agar amanah yang dulu dititipkan ke saya jadi tidak sia-sia.” ungkap Kiai Yazid.

Beliau melanjutkan bahwa untuk mendidik santri sangat berat, terlebih itu merupakan tanggung jawab kepada Allah Swt. “Jadi kiai itu bukan mudah, saya mendirikan pesantren tidak untuk mencari gelar tapi mendidik umat, kalua sampai santri gagal pasti saya akan ditanyakan di hadapan Allah Swt.” tegas beliau.

Lebih lanjut, pengasuh juga menceritkan titipan Kiai As’ad kepadanya saat mendirikan pesantren, “Saya teringat dawuh guru saya saat awal merintis pesantren, “Cong, mun teddhi kiai riya koduh bengal rogi”, dan iya tujuan saya mendirikan pesantren tidak mencari uang dan barang, tujuan awal saya ada untuk mendidik dan menyelamatkan umat generasi Islam,” papar Kiai Yazid.

Kiai Yazid juga menyebutkan bahwa di pesantren wali santri tidak sekadar mengirim santri dengan uang dan makanan, tapi harus menanyakan perkembangan mereka baik dari sekolah maupun perkembangan lainnya. Beliau beralasan banyak wali santri yang sekadar mengunjungi putra-putrinya di pesantren namun tidak memantau perkembangan.

Di akhir tausiyahnya, Kiai Yazid meminta agar para wali santri mendoakan pesantren serta seluruh santri agar dijaga oleh Allah Swt., baik dari ilmu, jodoh, dan anak cucunya. Beliau juga memberikan ijazah Surah Al-Fatihah untuk wali santri agar doanya diistijabah oleh Allah.

Pewarta: Wildan Ms

Editor: M. Firmansyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *