Di hadapan awak Media NQ, pria yang kerap disapa Emil Dardak itu mengungkap pandangannya terhadap Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Menurutnya, pondok pesantren yang terletak di sebelah utara dari Kota Jember ini merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang telah mendapatkan kepercayaan masyarakat luas. Terbukti, ketika menyelenggarakan acara, selalu dipadati jamaah dari berbagai penjuru daerah.

“Dalam setiap majelis atau acara yang diselenggarakan oleh Nurul Qarnain, masyarakat dari berbagai penjuru berdatangan dengan penuh antusias. Hal ini menunjukkan kedekatan pondok pesantren ini dengan masyarakat dan umat,” tutur Emil Dardak.
Di mata Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur ini, Pondok Pesantren Nurul Qarnain telah sukses mencetak generasi yang beriman dan berprestasi. Salah satu lulusan dari Nurul Qarnain telah diterima di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, dengan mendapat beasiswa dari pemerintah Jawa Timur.
“Santri-santri Nurul Qarnain berprestasi. Beberapa di antaranya sudah berangkat ke Al-Azhar Kairo dengan mendapatkan beasiswa yang dirintis oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal ini tentunya menjadi bukti konkret bahwa Nurul Qarnain terus berkembang dan menjadi semakin baik,” tambahnya.

Selain itu, dalam pandangan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Pondok Pesantren Nurul Qarnain merupakan pondok pesantren terbersih di kabupaten Jember, bahkan di provinsi Jawa Timur.
“Kemudian, pembelajaran di Pondok Pesantren Nurul Qarnain sangat bagus dan baik, sehingga saya tertarik untuk menjadikan Nurul Qarnain sebagai tempat belajar anak saya. Dan alhamdulillah saya tahu sendiri soal itu. Pembelajarannya memang benar-benar baik,” ujar Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I.
Seperti yang ia ketahui selama menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember selama satu tahun setengah sebelum diamanahi sebagai Kakanwil Jawa Timur, Nurul Qarnain selalu berprestasi di bidang baca kitab kuning. Ia pun berharap agar Nurul Qarnain terus mempertahankan dan lebih meningkatkan lagi.
“Melihat prestasi lomba baca kitab kuning di Nurul Qarnain ini sangat bagus. Tentunya ini perlu dipertahankan dan dikembangkan, karena akhir-akhir ini generasi kita sudah mulai berkurang dalam mendalami kitab klasik. Terlebih di sini ada Ma’had Aly yang insya Allah tidak akan kurang di bidang SDM, pasti banyak guru yang bisa mengajar kitab kuning,” imbuhnya.
Lebih lanjut, dalam mengimbangi kemajuan digital yang selama ini terus bergulir, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur ini berpesan agar Nurul Qarnain juga ambil peran dalam berdakwah lewat media sosial.
“Manfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook dan lain-lain untuk berdakwah. Menurut saya ini sangat penting untuk dikelola dengan baik. Karena yang paling gampang sekarang itu adalah berdakwah melalui media digital, murah dan tidak ada biaya. Tinggal dipersiapkan konten-konten yang cocok untuk kebutuhan masyarakat. Kalau Nurul Qarnain punya televisi (semisal NQ-TV), nah itu sangat bagus,” sambungnya.

Sementara itu, baik Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur maupun Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur sama-sama berpesan kepada para santri Nurul Qarnain agar tumbuh menjadi generasi yang berbudi pekerti luhur dan berilmu.
“Kepada para santri Nurul Qarnain, saya berharap semoga waktu yang dijalani selama belajar di pesantren ini menjadi bekal sebagai generasi penerus bangsa yang berakhlak, berilmu, punya karakter yang berbudi pekerti luhur, dan jiwa etos kerja yang baik,” pesan H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D.
Senada dengan nasihat yang diutarakan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur juga turut menekankan agar santri Nurul Qarnain lebih meningkatkan akhlak karimah.
“Pesan saya untuk para santri, akhlakul karimah dan sikap-sikap para santri, terutama kepada pengasuh dan asatiz perlu ditingkatkan. Karena semua kuncinya ada di akhlakul karimah. Ilmu itu wujudnya adalah akhlakul karimah. Ibadah juga harus berwujud dengan akhlakul karimah,” nasihat Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I.
——————————————-
Juru berita: Fathorrozi


