Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh santri baru putra dan putri, panitia, serta jajaran pengurus pesantren sebagai penutup rangkaian orientasi yang telah berlangsung selama lima hari.
Selama pelaksanaan OP2, para santri baru mendapatkan berbagai materi pengenalan kehidupan pesantren, tata tertib, nilai-nilai kepesantrenan, pembinaan karakter, hingga mengikuti beragam perlombaan yang dirancang untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, disiplin, dan kecintaan terhadap lingkungan pesantren.
Acara penutupan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Putri Yasmine Azizatur Rohmah, kemudian dilanjutkan dengan mau’izah hasanah yang disampaikan oleh Wakil Pengasuh Bidang Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Qarnain, KH. Badrut Tamam, M.H.I.

Dalam nasihatnya, beliau mengingatkan bahwa tujuan utama pendidikan di pesantren bukan hanya mencetak santri yang cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia. Menurutnya, salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan seorang santri adalah lingkungan pergaulan yang dipilih selama berada di pesantren.
“Pesantren memang membentuk santri agar memiliki akhlak yang baik dan bijaksana. Namun yang juga harus benar-benar diperhatikan adalah pergaulan dan pertemanan, karena keduanya sangat memengaruhi karakter seseorang,” dawuh KH. Badrut Tamam.
Beliau juga mengingatkan para santri baru agar mampu menjaga diri dengan memilih teman yang baik, serta memiliki ketangguhan dalam menjalani kehidupan sebagai santri.

“Harus pintar memilih teman. Selama mondok kalian juga harus kuat, tabah, dan tangguh dalam menjalani setiap proses pendidikan,” pesannya.
Usai penyampaian mau’izah, Gus Tamam secara resmi menutup kegiatan OP2 2026 yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kedisiplinan, dan partisipasi selama mengikuti seluruh rangkaian OP2.

Untuk kategori putra tingkat MTs sederajat, penghargaan peserta teraktif diraih oleh M. Danil Al-Ghozali, peserta terinspiratif diraih oleh M. Hirzan Habibi, sedangkan peserta terbaik diraih oleh M. Rafli Azzaim. Sedangkan tingkat MA sederajat, peserta teraktif diraih oleh M. Zidan Jakfar, peserta terinspiratif oleh Dzul Qarnain Ahmad, dan peserta terbaik diraih oleh Muhammad Fahmi Gunawan.
Sementara itu, pada kategori putri, peserta terbaik tingkat MTs diraih oleh Syafqul Husna, sedangkan peserta terbaik tingkat MA diraih oleh Dhea Fitriya.
Adapun penghargaan tertinggi, yakni Bintang OP2 2026, berhasil diraih oleh Muhammad Fahmi Gunawan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Daerah Putra Pondok Pesantren Nurul Qarnain, Ustaz Syahril Syabirin.

Sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan, para santri mengikuti renungan malam yang dipimpin oleh Ust. Fathorrozi, M.Pd. Suasana berlangsung penuh khidmat sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan tekad bagi para santri baru untuk memulai perjalanan menuntut ilmu di Pondok Pesantren Nurul Qarnain dengan penuh keikhlasan, semangat, dan tanggung jawab. (*)
————————————-
Pewarta: Sulthon Arafat
Editor: Fathorrozi


