Closing Ceremony MATAMUDA 2026 MTs Nurul Qarnain, Hadirkan Motivasi Ilmiah dan Apresiasi Bintang Madrasah

JEMBER | nurulqarnain.net – MTs Nurul Qarnain Baletbaru Sukowono Jember sukses menggelar Closing Ceremony Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026 dan Panggung Penghargaan Bintang Madrasah Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 di Auditorium KH. Yazid Karimullah pada Rabu (15/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat dan bahagia ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah sekaligus momentum memberikan penghargaan kepada para murid berprestasi yang telah menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, dan capaian akademik terbaik sepanjang semester genap.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Putri yang menghadirkan suasana religius, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala MTs Nurul Qarnain, Khalilullah, S.H.I.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh murid yang memasuki jenjang kelas baru.

“Selamat untuk murid kelas 8 dan kelas 9 di kelas yang baru. Selamat juga untuk murid kelas 7, kini kalian sudah termasuk bagian dari keluarga besar MTs Nurul Qarnain,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Madrasah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh murid terkait keterbatasan fasilitas bangku belajar yang masih belum sepenuhnya terpenuhi. Namun demikian, ia memastikan bahwa madrasah telah mengambil langkah nyata untuk segera mengatasinya.

“Insya Allah paling lama dua sampai tiga minggu bangku sudah dapat dipenuhi,” tegasnya.

Tidak hanya menyampaikan informasi mengenai fasilitas, Khalilullah, S.H.I. juga memberikan motivasi kepada para murid baru agar senantiasa memahami tujuan utama mereka menimba ilmu di lingkungan pesantren.

“Kalian diberangkatkan ke pondok ini agar menjadi orang yang mulia dan dapat hidup dengan bermanfaat kepada orang lain,” pesannya.

Suasana semakin inspiratif ketika alumnus MTs Nurul Qarnain yang baru menyelesaikan studi doktoralnya di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Ustaz Dr. Mohammad Firmansyah, M.H., M.Pd., menyampaikan Motivasi Ilmiah kepada hadirin.

Dalam paparannya, ia mengajak para murid membangun masa depan melalui tiga kunci utama menuju kesuksesan, yakni konsistensi (istikamah), tawakal yang disertai ikhtiar, serta keberanian menghadapi kegagalan.

Mengawali pemaparannya, ia mengutip hadis Rasulullah SAW: “Sesungguhnya amal yang paling dicintai Allah adalah yang paling konsisten walaupun sedikit.”

Menurutnya, keberhasilan bukan ditentukan oleh besarnya usaha yang dilakukan sesekali, melainkan oleh kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus.

“Tidak perlu belajar 10 jam sehari. Belajar satu jam penuh fokus setiap hari jauh lebih baik daripada belajar 10 jam setahun sekali. Konsistensilah yang membuat perbedaan,” ujarnya.

Pada poin kedua, ia menjelaskan bahwa tawakal tidak pernah bertentangan dengan usaha. Mengutip pandangan Imam Al-Ghazali, ia menegaskan bahwa tawakal adalah menyandarkan hati kepada Allah SWT sembari tetap menempuh berbagai sebab dan ikhtiar.

Ia juga mengingatkan hadis Rasulullah SAW tentang pentingnya “menambatkan unta terlebih dahulu, kemudian bertawakal” sebagai prinsip hidup seorang muslim.

Sementara itu, pada kunci ketiga, ia mengajak seluruh murid agar tidak pernah takut menghadapi kegagalan. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari proses belajar menuju keberhasilan. Ia mencontohkan kisah Thomas Alva Edison yang berkali-kali gagal sebelum berhasil menemukan lampu pijar, serta perjalanan Andrea Hirata yang sempat ditolak oleh banyak penerbit sebelum karya Laskar Pelangi menjadi buku terlaris. Pengalaman pribadinya yang pernah gagal memperoleh beasiswa pun menjadi bukti bahwa kegagalan justru dapat menjadi guru terbaik dalam kehidupan.

Menutup motivasinya, Ustaz Dr. Mohammad Firmansyah menyampaikan pesan yang disambut antusias para peserta.

“Mimpi kalian halal dan gratis, maka bermimpilah setinggi-tingginya. Keadaan bukan alasan. Banyak orang sukses justru lahir dari kesulitan. Mulailah dari hari ini, bukan besok, bukan setelah lulus. Mulai dari sekarang, dari tempat ini, dengan apa yang kalian miliki,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh murid untuk terus menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat.

“Orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu, sementara orang yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan,” tandasnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Juara Kelas dan Bintang Madrasah oleh Fatna Harista, S.Pd.I., selaku Ketua Panitia Asesmen Sumatif Akhir Tahun. Selain mengumumkan para juara kelas, ia juga membacakan nama-nama peraih penghargaan Bintang Madrasah Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026.

Pada kesempatan tersebut, Talita Saskirani Amalia dari kelas 7G berhasil meraih predikat Bintang Madrasah I, disusul Chaska Mezzalluna Haryono Putri dari kelas 7D sebagai Bintang Madrasah II, serta Fhatma Robi’ah Hidayati dari kelas 7E sebagai Bintang Madrasah III.

Selanjutnya, Fathorrozi, M.Pd. selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan membacakan Surat Keputusan tentang peserta terbaik, teraktif, dan terajin dalam pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026.

Prosesi penghargaan kemudian diteruskan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang berbagai perlombaan Class Meeting Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh siswa-siswi.

Agar suasana tetap hidup dan penuh semangat, pada kegiatan tersebut juga menghadirkan beragam penampilan kreatif dari para murid. Mulai dari pidato berbahasa Indonesia, senandung lagu Islami, pembacaan puisi, hingga atraksi bela diri Pagar Nusa yang memukau hadirin dan menambah semarak jalannya acara.

Melalui penyelenggaraan Closing Ceremony MATAMUDA 2026 dan Panggung Penghargaan Bintang Madrasah ini, MTs Nurul Qarnain kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, spiritualitas, kedisiplinan, serta pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.

Semangat apresiasi yang dipadukan dengan motivasi ilmiah diharapkan menjadi bekal berharga bagi seluruh murid untuk terus melangkah, berprestasi, dan mengukir masa depan yang gemilang. (*)

————————————

Juru Berita: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *