Apel Tahun Ajaran Baru 2026-2027, KH. Badrut Tamam Ajak Seluruh Pelajar Nurul Qarnain Luruskan Niat Menuntut Ilmu

JEMBER | nurulqarnain.net – Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Nurul Qarnain menggelar apel pembukaan Tahun Ajaran 2026-2027 yang diikuti secara serentak oleh seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik pendidikan formal di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Nurul Qarnain, pada Kamis pagi (16/07/2026).

Apel yang berlangsung di halaman pesantren tersebut diikuti oleh seluruh siswa dari jenjang SD, MTs, Madrasah Muadalah Tsanawiyah (MMT), SMP, MA, Madrasah Muadalah Aliyah (MMA), hingga SMK Nurul Qarnain. Seluruh kepala sekolah dan kepala madrasah turut hadir mendampingi peserta didik dalam mengawali tahun ajaran baru.

Bertindak sebagai pembina apel, Ketua Dewan Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Qarnain, KH. Badrut Tamam, M.H.I., menyampaikan bahwa pendidikan merupakan kebutuhan primer manusia, sebagaimana kebutuhan makan dan minum setiap hari.

Menurut beliau, perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, kehidupan sosial, maupun keagamaan terus mengalami perubahan sehingga manusia tidak cukup hanya menjadi manusia biasa, tetapi harus menjadi manusia yang beriman, cerdas, berilmu, dan bermartabat.

Beliau menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Nurul Qarnain mendirikan berbagai lembaga pendidikan formal, nonformal, dan informal sebagai ikhtiar mencetak generasi yang memiliki keimanan, kecerdasan, ilmu pengetahuan, serta akhlak yang mulia.

Dalam amanatnya, KH. Badrut Tamam mengingatkan empat niat yang harus dimiliki setiap santri dan siswa ketika menuntut ilmu. Pertama, berniat lillahi Ta’ala, yaitu mencari ilmu semata-mata karena Allah SWT, bukan untuk pamer kepandaian ataupun sekadar mencari pekerjaan.

“Jangan sekali-kali mencari ilmu dengan niat hanya mencari pekerjaan. Kalau setelah lulus tidak memperoleh pekerjaan yang diharapkan, bisa merasa kecewa. Tetapi kalau niatnya lillahi Ta’ala mencari rida Allah, maka proses belajar itu sendiri sudah menjadi ibadah,” jelas beliau.

Kedua, niat menghilangkan kebodohan dan ketidaktahuan. Menurutnya, setiap manusia lahir dalam keadaan tidak mengetahui apa pun sehingga kewajiban setiap insan adalah belajar agar menjadi pribadi yang berilmu.

Ketiga, mencari barakah ilmu dan barakah guru. Beliau menjelaskan bahwa keberkahan memang tidak tampak secara kasat mata, tetapi keberadaannya nyata sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW.

Keempat, menuntut ilmu dengan harapan memperoleh derajat yang mulia di sisi Allah SWT sebagaimana dijanjikan kepada orang-orang yang beriman dan berilmu.

Mengawali tahun ajaran baru, KH. Badrut Tamam juga mengajak seluruh peserta didik untuk memulai proses belajar dengan semangat dan kesungguhan.

“Pada hari pertama memasuki tahun ajaran baru ini, kita tekadkan hati untuk memulai semangat dan serius mencari ilmu. Kita buang sifat malas, kita buang sifat egoisme, kita buang niat yang tidak benar dalam mencari ilmu, dan siap berjuang memajukan Nurul Qarnain dengan prestasi yang membanggakan,” pesannya.

Selain itu, beliau menegaskan pentingnya pembinaan karakter dan kedisiplinan di lingkungan pesantren. Menurutnya, Pondok Pesantren Nurul Qarnain selalu mengutamakan pembinaan melalui nasihat (mau’idzatul hasanah). Namun apabila seorang santri tidak menunjukkan perubahan setelah berbagai bentuk pembinaan dilakukan, maka pesantren akan mengambil langkah pembinaan yang lebih tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Sebenarnya saya tidak suka adanya kekerasan yang dilakukan di dunia pendidikan, apalagi di Pondok Pesantren Nurul Qarnain ini. Tetapi jika santri atau siswa tidak bisa berubah dengan mau’idzatul hasanah, maka mau tidak mau harus pakai darbatul hasanah. Jika tetap tidak bisa berubah, mungkin ia harus dikeluarkan, dan mungkin ia tidak mendapatkan hidayah di pesantren ini, tetapi Allah akan memberikan hidayah kepadanya di tempat lain,” tutur beliau.

Pada akhir amanatnya, KH. Badrut Tamam mengajak seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Nurul Qarnain untuk terus berlomba melahirkan berbagai prestasi sebagai wujud peningkatan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Apel pembukaan Tahun Ajaran 2026-2027 ditutup dengan pelepasan balon ke udara oleh KH. Badrut Tamam yang didampingi seluruh kepala sekolah dan kepala madrasah sebagai simbol dimulainya perjalanan pendidikan pada tahun ajaran baru di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Nurul Qarnain. (*)

———————————————

Pewarta: Wildan Miftahussurur

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *