Acara ini dihadiri oleh Wakil Pengasuh II Bidang Ekonomi dan Keamanan Pondok Pesantren Nurul Qarnain, Drs. KH. Imam Syafi’i, M.Pd.I., selaku penasihat Pagar Nusa Rayon Nurul Qarnain. Turut hadir pula Wakil Pengasuh III Bidang Pendidikan sekaligus Ketua Dewan Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Qarnain, KH. Badrut Tamam, S.Pd.I., M.H.I., Kapolsek Sukowono, Danramil Sukowono, perwakilan Camat Sukowono, serta seluruh warga dan santri Pagar Nusa Rayon Nurul Qarnain.

Dalam sambutannya, KH. Badrut Tamam menjelaskan bahwa berdirinya Pagar Nusa di Pondok Pesantren Nurul Qarnain bermula dari inisiatif Lora Syafiq Romzi sejak masih duduk di bangku kelas VI SD atau VII MTs. Dari langkah kecil tersebut, Pagar Nusa kemudian berkembang menjadi wadah pembinaan bela diri sekaligus penguatan karakter santri.
“Tujuan adanya Pagar Nusa di pesantren ini adalah menjaga dan melindungi Jam’iyah Nahdlatul Ulama. Saya berharap seluruh warga Pagar Nusa tidak membuat keributan di mana pun berada,” tegas beliau.
Beliau juga mengutip sabda Nabi Muhammad SAW bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, sebagai motivasi agar santri memiliki kekuatan fisik sekaligus akhlak yang baik.

Sementara itu, perwakilan Muspika Sukowono menyampaikan bahwa Pagar Nusa bukan hanya perguruan silat, tetapi juga wadah persatuan dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
“Pagar Nusa adalah pagar Nahdlatul Ulama dan bangsa. Ini menjadi wadah persatuan dan penguatan persaudaraan,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa oleh Ketua Panitia, Ust. Imam Mubarok Yudist, yang berharap silaturahmi tersebut mampu mempererat ukhuwah dan menjaga amanah organisasi di tengah masyarakat. (*)
————————————-
Pewarta: Sulthon Arafat
Editor: Fathorrozi


