Penganugerahan Juara Kelas dan Bintang Lajnah Qira’atuna Tingkatkan Semangat Belajar Santri

JEMBER | nurulqarnain.net – Pondok Pesantren Nurul Qarnain kembali menggelar Penganugerahan Juara Kelas dan Bintang Lajnah Qira’atuna sebagai bentuk apresiasi kepada para santri berprestasi dalam pembelajaran Al-Qur’an. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad malam Senin (24/05/2026) di Auditorium KH. Yazid Karimullah usai salat Isya dan diikuti oleh seluruh santri Lajnah Qira’atuna beserta para asatiz.

Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh antusias. Para santri tampak bersemangat menantikan pengumuman peraih Juara Kelas serta Bintang Lajnah Qira’atuna yang menjadi salah satu penghargaan bergengsi di lingkungan pesantren.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, serta memotivasi para santri untuk terus berproses dalam mempelajari Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Mamar Syauqy, S.Pd., M.Ag., menyampaikan mauizah tentang pentingnya mempelajari Al-Qur’an sepanjang hayat. Menurutnya, belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia dan harus diiringi dengan pengamalan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita harus terus belajar Al-Qur’an dan juga mengamalkan isinya,” tuturnya di hadapan para santri.

Ustaz Mamar menjelaskan pula bahwa Al-Qur’an bukan hanya menjadi petunjuk hidup, tetapi juga cahaya bagi orang-orang yang membacanya. Menurutnya, orang yang dekat dengan Al-Qur’an akan tampak kemuliaan dan keberkahan dalam dirinya.

Selain itu, ia juga memaparkan tiga tahapan penting dalam mempelajari Al-Qur’an, yaitu tahsin, tahfidz, dan tadabbur. Tahsin merupakan proses memperbaiki bacaan Al-Qur’an, tahfidz adalah menghafalkan Al-Qur’an, sedangkan tadabbur merupakan upaya memahami makna dan kandungan Al-Qur’an.

“Setelah belajar tahsin di Qira’atuna, maka lanjutkan dengan menghafal Al-Qur’an. Setelah tahsin lalu tahfidz, kemudian memahami makna-makna Al-Qur’an,” pesannya.

Ustaz Mamar mengingatkan pula mengenai besarnya pahala membaca Al-Qur’an, di mana setiap satu huruf yang dibaca akan bernilai satu kebaikan dan dilipatgandakan oleh Allah SWT menjadi sepuluh kebaikan.

Usai mauizah, acara dilanjutkan dengan penganugerahan Juara Kelas dan Bintang Lajnah Qira’atuna. Untuk kategori putra, Bintang Lajnah Qira’atuna Pertama diraih oleh Muhammad Alaika Farhan Abadan, Bintang Kedua diraih M. Rehan Fahri, dan Bintang Ketiga diraih Mohammad Riki Saputra Ramadhani.

Sementara itu, kategori putri, Bintang Lajnah Qira’atuna Pertama diraih oleh Zahratus Sittah Dinlauna Alyna, Bintang Kedua diraih Nurul Istiqomah, dan Bintang Ketiga diraih oleh Nadirotul Latifah. (*)

———————————-

Pewarta: Silfin Aisyah

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *