Pimpin Ngaji Yasin Tiga Kali di Malam Nisfu Sya’ban, Ning Zulfa Ajak Santri Tingkatkan Ibadah

JEMBER_nurulqarnain.net – Pondok Pesantren Nurul Qarnain melaksanakan peringatan malam Nisfu Sya’ban pada Senin malam Selasa (02/02/2026) bertempat di Auditorium KH. Yazid Karimullah. Acara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh pengurus serta santri putri.

Para santri tampak rapi mengenakan mukena seragam dan mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat sunah berjamaah, lalu dilanjutkan dengan pembacaan surah Yasin sebanyak tiga kali sebagaimana kebiasaan dan amalan sunah yang telah dilaksanakan secara turun-temurun pada malam Nisfu Sya’ban. Malam tersebut merupakan waktu ditutupnya catatan amal seorang hamba dan dibukanya catatan amal yang baru.

Dalam kesempatan itu, Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos., M.Pd., menyampaikan tausiah mengenai berbagai keutamaan malam Nisfu Sya’ban. Beliau menjelaskan bahwa malam tersebut merupakan malam yang penuh keberkahan, di mana Allah SWT memerintahkan para malaikat-Nya untuk turun ke langit dunia dan menebarkan kebaikan kepada umat manusia.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa pada malam Nisfu Sya’ban, para malaikat juga diperintahkan untuk menyampaikan ketentuan takdir manusia, meliputi rezeki, jodoh, kemuliaan, kehinaan, pangkat, hingga pernikahan.

“Pada malam ini pula Allah SWT mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang beriman selama satu tahun,” tutur beliau.

Selain itu, malam Nisfu Sya’ban juga dikenal sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa. Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi, terdapat lima malam di mana doa tidak tertolak, yaitu malam pertama bulan Rajab, malam pertengahan bulan Sya’ban, dua malam hari raya, dan malam Jumat.

Ning Zulfa juga mengajak para santri untuk meningkatkan kualitas ibadah pada malam tersebut. Menurut beliau, orang yang menghidupkan malam Nisfu Sya’ban dengan ibadah akan dijaga hatinya oleh Allah SWT, sehingga tidak mudah terlena dan lalai oleh kesenangan dunia.

Putri Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain itu juga menjelaskan bahwa malam Nisfu Sya’ban merupakan hari raya para malaikat serta dikenal sebagai malam al-‘itqu (kemerdekaan). Pada malam tersebut, sebagian umat Nabi Muhammad SAW dibebaskan dari siksa neraka, sebagaimana diriwayatkan dari Sayyidatina Aisyah RA.

Mengutip pendapat al-Hafiz Syaikh Salim As-Sanuri, beliau menyampaikan bahwa malam Nisfu Sya’ban merupakan malam sempurnanya syafa’at. Malam Nisfu Sya’ban merupakan anugerah besar dari Allah SWT yang secara khusus diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW dan tidak diberikan kepada umat-umat sebelumnya.

Melalui kegiatan ini, para santri diajak untuk saling memaafkan dan memulai lembaran amal yang baru, dengan harapan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. (*)

——————————–

Pewarta: Silfin Aisyah

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *