Pondok Pesantren Nurul Qarnain Kembali Gelar OP2, Bangun Karakter Islami Sejak Awal

JEMBER_nurulqarnain.net – Pondok Pesantren Nurul Qarnain kembali menyelenggarakan Orientasi Pengenalan Pesantren (OP2) pada Jumat malam Sabtu (27/06/2025), bertempat di Auditorium KH. Yazid Karimullah. Kegiatan ini menjadi langkah awal penting bagi para santri baru untuk mengenal kehidupan pesantren secara lebih mendalam.

Dalam sambutan Ketua Panitia, Ustaz Ahmad Si’ad menyampaikan bahwa pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu agama, namun juga merupakan rumah tempat tumbuhnya karakter islami bagi para santri.

“Pesantren bukan sekadar tempat mencari ilmu agama, tapi rumah bagi kalian. Di sini kalian akan belajar menumbuhkan karakter islami, karena kalian adalah generasi penerus bangsa. Jadikanlah pesantren sebagai tempat memperbaiki diri dan menemukan berbagai hal baik untuk masa depan,” tegasnya saat sambutan.

Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak para santri baru untuk kembali meluruskan niat dalam menuntut ilmu di pesantren.

“Tata kembali niat kalian. Datang ke pesantren itu niatnya untuk ngaji dan ngabdi,” pesan beliau.

Beliau juga menekankan bahwa antara ngaji (menuntut ilmu) dan ngabdi (pengabdian) merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Menjalankan salah satunya saja tidaklah cukup. Oleh sebab itu, para santri diminta untuk bersungguh-sungguh dalam menjalani keduanya.

“Tujuan diadakannya OP2 ini adalah agar kalian mengenal Pondok Pesantren Nurul Qarnain, mengenal akhlak, serta tumbuh rasa cinta terhadap pesantren ini,” imbuh beliau.

Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos.I., M.Pd., membuka secara resmi Orientasi Pengenalan Pesantren (OP2)
Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos.I., M.Pd., membuka secara resmi Orientasi Pengenalan Pesantren (OP2)

Beliau juga berharap agar seluruh santri mengikuti rangkaian kegiatan OP2 dengan khidmat dan penuh semangat, agar setiap materi yang disampaikan dapat dipahami, diresapi, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Putri pengasuh ini juga mengajak kepada para santri baru untuk merenungi kalam hikmah ulama terkemuka mengenai pentingnya pembekalan pemuda hari ini demi menyongsong masa depan yang gemilang.

“Kalian ada hari ini, besar hari ini, belajar hari ini, dipersiapkan untuk menjadi pemimpin pada masa yang akan datang, menjadi tokoh masa depan, seperti dawuh Syeikh Mushtafa Al-Ghulayaini شبان اليوم رجال الغد (Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang).”

“Hari ini bukan masa kalian, namun saat ini kalian mempersiapkan diri, membentuk diri, menempa diri untuk masa mendatang,” sambung beliau.

Rangkaian penyampaian materi OP2 dilaksanakan secara bertahap. Pada malam pembukaan, materi pertama yang disampaikan adalah seputar akhlak. Lora H. Nakhlid Syafi’i, M.H.I., memberikan gambaran filosofis mengenai posisi seorang santri dalam proses pendidikan di pesantren.

Lora H. Nakhlid Syafi’i, M.H.I., menyampaikan materi akhlak
Lora H. Nakhlid Syafi’i, M.H.I., menyampaikan materi akhlak

“Santri itu ibarat pedang yang sedang ditempa. Semakin tipis dan kuat logam yang ditempa, maka akan semakin tajam pula hasilnya. Di pondok, semakin banyak tempaan, baik aturan, kesusahan, maupun ujian, jika kalian menjalaninya dengan ikhlas, maka hasilnya akan luar biasa ketika kalian kembali ke tengah masyarakat,” terang beliau.

Kegiatan OP2 ini dirancang sebagai sarana membangun pondasi kuat dalam pembentukan karakter, adab, dan semangat belajar santri sejak awal. Diharapkan para santri baru tidak hanya mengenal lingkungan pesantren, tetapi juga dapat memahami nilai-nilai kehidupan yang akan mereka jalani di bawah naungan Pondok Pesantren Nurul Qarnain. (*)

————————————-

Pewarta: Safiroh Adania

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *