
Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) merupakan salah satu wujud Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) di lingkungan pondok pesantren, dengan prinsip dari, oleh dan untuk warga pondok pesantren, yang mengutamakan pelayanan promotif (peningkatan) dan preventif (pencegahan) tanpa mengabaikan aspek kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan), di bawah binaan Puskesmas setempat. Dalam hal ini, Poskestren Nurul Qarnain dibina oleh Puskesmas Sukowono.
Di awal berdirinya, setiap hari nakes (tenaga kesehatan) dari Puskesmas Sukowono datang ke Poskestren untuk memberikan layanan kesehatan pada santri yang sakit. Namun sejak dua bulanan ini, layanan kesehatan tidak lagi dari Puskesmas. Tetapi dari alumni sendiri yang juga merupakan nakes. Layanan pemeriksaan kesehatan dilakukan setiap ba’da Maghrib, didampingi oleh Kader Poskestren atau pengurus kesehatan.

Karena tugas utama Poskestren untuk memenuhi pelayanan kesehatan dasar bagi santri, tentu saja sifat layanan pemeriksaannya hanya untuk penyakit ringan saja. Bagi santri yang membutuhkan perawatan intensif, dapat dirujuk ke fasilitas kesehatan lain seperti Puskesmas, Klinik atau Rumah Sakit. Seperti pada bulan Agustus 2022, tercatat total santri yang periksa ada sebanyak 303 santri dan yang terdapat 20-an santri yang harus dirujuk.
Poskestren Nurul Qarnain juga dilengkapi dengan Toko Obat, yang menyediakan berbagai macam obat dan vitamin. Hingga layanan cek kesehatan, seperti cek kadar asam urat, kolesterol dan gula darah. Tidak hanya untuk santri, masyarakat umum juga diperkenankan untuk merasakan manfaat dan pelayanan kesehatan di Poskestren dan Toko Obat.

Sesuai dengan Permenkes Nomor 1 Tahun 2013, tujuan Poskestren adalah meningkatkan derajat kesehatan tidak saja bagi penghuni pondok pesantren, namun juga bagi masyarakat di sekitar pondok pesantren. Permasalahan kesehatan yang mendominasi adalah penyakit kulit, diare, ISPA, DBD, hepatitis dan berbagai masalah terkait gangguan pertumbuhan maupun perkembangan psikososial, yang semuanya berdampak pada kualitas hidup terutama remaja usia sekolah (santri). Sehingga dengan adanya Poskestren ini, diharapkan berbagai masalah kesehatan santri dapat ditangani lebih awal.

Kedepannya, diharapkan Poskestren Nurul Qarnain dapat berkembang menjadi klinik dan rumah sakit. Sehingga pelayanan kesehatan di pesantren yang memuat hampir dua ribu santri ini dapat lebih optimal lagi. Mari kita doakan dan dukung bersama perkembangannya.


