Senin (05/09/2022), Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain melaksanakan Pekan Orientasi Pengenalan Kampus (PROSPEK) sebagai pembuka kegiatan akademik mahasiswa baru. Kegiatan PROSPEK ini dibuka langsung oleh Ketua STIS Nurul Qarnain, Bapak Bachrul Ulum, S.Sy., M.H.I., dengan didampingi oleh dosen, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan seluruh mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nurul Qarnain yang berjumlah 113 orang.
Dalam sambutannya, Bapak Bachrul Ulum, S.Sy., M.H.I., menegaskan agar para mahasiswa baru senantiasa disiplin.
“Saya harap mahasiswa baru STIS Nurul Qarnain jangan menjadi anak SMA (Sulit Menerima Aturan), SMP (Sulit Menerima Pelajaran), bahkan jangan menjadi anak SD (Sulit Diatur), tapi jadilah mahasiswa sebagaimana mahasiswa yang sesungguhnya, serta berani menegakkan keadilan demi bangsa dan negara,” harap beliau.
Kegiatan PROSPEK ini dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut. Mulai hari Senin, 05 September hingga Kamis, 08 September 2022, dengan berbagai kegiatan. Kegiatan pada Senin pagi dibuka dengan upacara dan pelepasan balon. Selanjutnya diisi dengan beberapa materi, antara lain aswaja, wawasan kebangsaan, kemahasiswaan dan mahasiswa yang profesional, yang diisi langsung oleh pemateri dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain.
Pada malam puncak kegiatan, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) menampilkan beberapa dokumentasi kegiatan yang diikuti oleh peserta PROSPEK serta diisi dengan beberapa kreasi penampilan yang dipersembahkan oleh masing-masing kelompok peserta PROSPEK.
Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada peserta PROSPEK terbaik, yaitu Mumtaz Fikri. Berkat keaktifannya dalam forum dan kecerdasannya memilih kata dalam berbicara menjadikannya sebagai peserta terbaik.
Acara pamungkas sekaligus penutup kegiatan ini adalah renungan malam di auditorium KH. Yazid Karimullah. Renungan malam ini diikuti oleh seluruh peserta PROSPEK yang dipimpin langsung oleh Ustaz Fathorrozi, M.Pd. Diiringi dengan nyala lilin, dan lagu instrumen beliau menyampaikan kata demi kata yang menyentuh hati sehingga membuat para peserta meneteskan air mata, mengingat dosa kepada Pencipta dan kesalahan kepada kedua orangtua.***
Pewarta: Endang Susilawati, Mahasiswi baru STIS Nurul Qarnain
Editor: Fatna Harista



sedikit tambahan “pak bachrul ulum juga menyampaikan tujuan di adakan nya prospek ini untuk membiasakan para calon maba di linkungan mahasiswa karna para peserta maba telah berpindah status dari siswa menjadi mahasiswa dan setiap perpindahan pasti ada turbulensi. dan pak bachrul juga menyampaikan jangan jangan menjadi anak SMK (susah menerima kuliah).