Acara tersebut dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain, KH. Yazid Karimullah, Ketua Dewan Pendidikan Nurul Qarnain, KH. Badrut Tamam, M.H.I., wali murid, dewan guru, dan siswa-siswi MTs Nurul Qarnain.
Usai pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi, Fathorrozi, M.Pd., selaku Waka Kesiswaan MTs Nurul Qarnain membacakan surat keputusan tentang juara antarkelas 7, 8 dan 9, serta bintang madrasah pada asesmen sumatif akhir semester ganjil 2025-2026.
Tersebutlah juara antarkelas 7, yakni Talita Saskirani Amalia (juara 1), Chaska Mezzalluna Haryono Putri (juara 2), dan Siti Shobrina Aulia (juara 3). Juara antarkelas 8: Birunia Venus Zalvana Alrahsy (juara 1), Rizqina Zilfin Nabilah Anshari (juara 2), dan Kayla Ramadhani (juara 3). Lalu dilanjutkan dengan pembacaan nama-nama juara antarkelas 9: Shofwil Widad Mumtazah (juara 1), Nayla Syarifah (juara 2), dan Zahiratul Qalbi (juara 3).
Siswa-siswi MTs Nurul Qarnain dan wali santri semakin penasaran mengenai nama-nama yang akan dinobatkan sebagai bintang madrasah pada asesmen sumatif akhir semester ganjil tahun ini. Tak berlangsung lama, ketegangan mereka seketika terlunasi usai Waka Kesiswaan membacakan lampiran surat keputusan itu.

Birunia Venus Zalvana Alrahsy putri Rahmat Hidayat asal Arjasa Jember dinobatkan sebagai bintang madrasah pertama. Shofwil Widad Mumtazah putri Fandik Sudarmawan asal Kalibaru Banyuwangi dinyatakan sebagai bintang madrasah kedua. Sedangkan Rizqina Zilfin Nabilah Anshari putri Zainal Anshari asal Kaliwates Jember diputuskan sebagai bintang madrasah ketiga.
Suasana ruang auditorium semakin meriah dengan tepuk tangan dan lontaran pujian kepada para peraih bintang madrasah usai Kepala MTs Nurul Qarnain, Khalilullah, S.H.I., mengangkat dan memperlihatkan trofi bergilir ukuran besar ke hadapan hadirin sebelum diserahkan kepada peraih bintang madrasah pertama.
Selain itu, para peraih medali dalam Olimpiade Sains Indonesia (OSI) bidang studi Bahasa Inggris juga sempat dibacakan dan diberi trofi plus piagam penghargaan. Anggita Cezha Maharani dan Fidela Amanina Valery Al-Hady sebagai peraih medali perak. Nabila Sahira dan Maritza Gracelyn Fathiyah Jauhari menjadi peraih medali perunggu. Mereka berempat akan kembali berkompetisi pada Januari 2026 di tingkat propinsi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pendidikan Nurul Qarnain menyampaikan ungkapan terima kasih atas kehadiran para wali murid dalam rangka mewujudkan sinergisitas antara madrasah dan orang tua siswa. Beliau tegaskan agar wali murid tidak hanya mengirim nasi saat mengunjungi putra-putrinya.

“Saat jam kunjung, putra-putrinya jangan hanya dikirim nasi, tapi juga nasihati,” tutur beliau.
Wakil pengasuh yang biasa disapa Gus Tamam itu juga mengapresiasi atas kualitas dan kuantitas MTs Nurul Qarnain yang semakin ke sini semakin bertambah maju.
“Tadi sudah dibacakan sebagian siswi MTs Nurul Qarnain yang telah meraih medali perak dan perunggu, lengkap dengan pemberian trofi dan penghargaan. Begitu pun dengan bintang madrasah. Namun masalahnya, kenapa hanya putri saja yang juara? Ke mana para juara putra?” tanya beliau.
Gus Tamam memacu semangat belajar peserta didik putra agar tidak kalah dari peserta didik putri dengan menceritakan sewaktu beliau diamanahi sebagai Kepala MTs Nurul Qarnain.
“Ketika saya menjadi Kepala MTs Nurul Qarnain menggantikan KH. Misbahus Salam, dari kalangan putra banyak sekali yang meraih juara. Mereka tidak kalah dari putri. Sebut saja misalnya Ustaz Firmansyah, Ustaz Zaenol Hasan, Ustaz Abdul Ghofur, Ustaz Mutawakil, ada juga Hikam, Yuda, dan lain sebagainya.”
“Pada zaman saya itu, siswa perkelas masih minim sekali. Satu kelas hanya ada delapan siswa dan sembilan siswi. Tapi, alhamdulillah, sekarang MTs Nurul Qarnain sudah menjadi lembaga dengan siswa terbanyak,” imbuh beliau.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala MTs Nurul Qarnain, Khalilullah, S.H.I. Dalam sambutannya, ia berharap wali murid ikut serta memantau perkembangan belajar putra-putrinya, serta tidak lupa mendoakan setiap waktu.
“Mohon wali murid selalu mengirimkan surah al-Fatihah kepada putra-putrinya, terutama setelah salat lima waktu. Serta tidak lupa mendoakan agar selalu dalam lindungan Allah, mendapatkan hidayah-Nya, dan senantiasa menjadi putra yang salih dan putri yang salihah,” ujarnya.
Ia juga mensosialisasikan program-program unggulan MTs Nurul Qarnain, termasuk kegiatan ekstrakurikuler yang meliputi: Tahsinul Qira’ah, Literasi / Jurnalistik, Pidato 3 Bahasa, Kaligrafi, Arabic Club, English Club, Kursus Komputer, Prakarya, Elektro, Pramuka dan Pagar Nusa.
“Jika wali murid mempunyai masukan mengenai program-program yang perlu diterapkan di MTs Nurul Qarnain, silakan hubungi kami,” tambahnya.
Diharapkan, momen ini dapat semakin mempererat sinergi antara madrasah dan wali murid, serta menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi, berakhlak mulia, dan bersinar dalam ilmu maupun amal. (*)
——————————–
Pewarta: Fathorrozi


