Tingkatkan Kualitas Ibadah Santri, Asrama Putri Nurul Qarnain Gelar Pembukaan Pelatihan Kaifa Tushalli

 

JEMBER_nurulqarnain.net – Pengurus Pesantren Asrama Putri menggelar pembukaan kegiatan Kaifa Tushalli pada Rabu (31/12/2025) di Auditorium KH. Yazid Karimullah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri putri sebagai bagian dari ikhtiar pesantren dalam memperkuat kualitas ibadah, khususnya salat, di lingkungan para santri.

Acara dibuka secara resmi oleh Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos.I., M.Pd., yang juga memberikan sambutan sekaligus pengarahan kepada para santri.

Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan Kaifa Tushalli sebagai bekal dasar santri dalam melaksanakan salat sesuai tuntunan Rasulullah SAW dan riwayat-riwayat hadis yang sahih.

“Salat adalah tiang agama. Ia bukan sekadar rutinitas, melainkan ibadah agung dan paling utama sebagai bentuk hubungan antara makhluk dengan Khaliq. Karena itu, salat yang kita lakukan harus mengikuti ajaran yang telah dicontohkan Rasulullah,” tegas Ning Hj. Zulfa Yazid di hadapan para santri.

Menurut beliau, pelatihan Kaifa Tushalli merupakan bentuk ikhtiar bersama agar salat yang dikerjakan santri tidak hanya sah secara fikih, tetapi juga mampu menghadirkan kekhusyukan. Kekhusyukan itulah yang diharapkan dapat melahirkan pribadi santri yang jujur, disiplin, serta berakhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Ning Hj. Zulfa Yazid menekankan bahwa salat berjamaah merupakan tradisi yang telah melekat kuat dalam kehidupan pesantren. Oleh sebab itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperdalam pemahaman santri sekaligus memperkuat kualitas ibadah berjamaah yang selama ini dijalankan.

Beliau juga mengingatkan besarnya pahala salat berjamaah dengan mengutip makna hadis Rasulullah SAW.

“Andai kalian mengetahui pahala salat berjamaah, niscaya sekalipun harus merangkak, kalian akan merangkak untuk mendapatkan pahala tersebut,” tutur beliau.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Hj. Zulfa Yazid berharap para santri dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, memperhatikan setiap materi yang disampaikan, serta benar-benar memahaminya. Terlebih, pelatihan Kaifa Tushalli ini menjadi salah satu syarat ujian sebelum uthlah ma’had atau libur pesantren.

Beliau juga berpesan agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada diri santri semata, melainkan dapat diamalkan dan ditularkan kepada keluarga serta masyarakat di lingkungan sekitar. Dengan demikian, manfaat kegiatan ini diharapkan meluas dan melahirkan generasi yang mampu menjadi teladan dalam beribadah serta membawa semangat perbaikan akhlak di tengah masyarakat.

Acara pembukaan Kaifa Tushalli ditutup dengan pemberian hadiah kepada kelompok terbaik dan peserta terbaik hasil pelatihan pengurus, serta penayangan video dokumentasi kegiatan Kaifa Tushalli yang diikuti oleh perwakilan umana’ Ma’had Nurul Qarnain. Kegiatan tersebut sebelumnya dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Haromain, Pujon, Malang. (*)

—————————–

Juru Berita: Safiroh Adania

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *