110 Santri Nurul Qarnain Jalani Pembinaan Intensif Melalui Program TAMQIR hingga 5 Ramadhan

JEMBER | nurulqarnain.net – Program TAMQIR (At-Ta’allum wal Muraqabah fi Ramadhan) Pondok Pesantren Nurul Qarnain telah dimulai sejak libur pesantren, Sabtu (14/2/2026), tepatnya lima hari sebelum Ramadhan, dan berlangsung hingga 5 Ramadhan 1447 H.

Sebanyak 110 santri dari Madrasah Muadalah Tsanawiyah, Madrasah Muadalah Aliyah, serta beberapa siswa Madrasah Aliyah Keagamaan mengikuti pembinaan intensif ini dengan jadwal kegiatan yang terstruktur dari pagi hingga malam.

Sejak hari pertama pelaksanaan, ritme kegiatan sudah berjalan disiplin. Menjelang Maghrib, peserta mengikuti persiapan buka puasa dan berbuka bersama pukul 17.52 WIB di Masjid Dzul Qarnain bagi santri putra dan di Mushala bagi santri putri, lalu dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah. Setelah makan malam, santri mengisi waktu dengan membaca Al-Qur’an, kemudian melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah.

Malam hari dilanjutkan dengan sesi At-Ta’allum malam pukul 20.30 WIB di lokasi masing-masing dengan pendampingan musyrif. Pukul 23.00 WIB peserta beristirahat di asrama untuk mempersiapkan qiyamul lail.

Pukul 02.30 WIB santri bangun untuk sahur bersama, dilanjutkan salat Tahajud pukul 03.00 WIB. Tilawah Al-Qur’an kembali dilaksanakan hingga menjelang Subuh. Salat Subuh berjamaah berlangsung pukul 04.08 WIB, kemudian dilanjutkan At-Ta’allum pagi pukul 05.00 WIB.

Memasuki waktu Dhuha, santri melaksanakan salat Dhuha pukul 06.00 WIB, piket kebersihan pukul 06.30 WIB, serta muthala’ah di masjid dan mushala. Salat Dhuhur berjamaah dilaksanakan pukul 11.40 WIB, dilanjutkan istirahat siang sebelum kembali bangun pukul 14.00 WIB.

Sore hari diisi dengan muthala’ah, salat Ashar berjamaah pukul 14.50 WIB, serta At-Ta’allum sore pukul 15.00 WIB. Menjelang berbuka, peserta mengikuti sesi Muraqabah pukul 17.00 WIB sebagai penguatan refleksi dan kesiapan batin sebelum memasuki waktu Maghrib.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak H-5 Ramadhan hingga 5 Ramadhan ini menunjukkan bahwa TAMQIR bukan sekadar agenda harian, tetapi sistem pembinaan yang menekankan kedisiplinan, pembiasaan ibadah, serta pendalaman ilmu dalam suasana Ramadhan.

Di saat sebagian santri telah kembali ke rumah masing-masing, peserta TAMQIR memilih menetap dan mengisi awal Ramadhan dengan belajar dan ibadah yang konsisten di pesantren. Program ini menjadi bagian dari ikhtiar Pondok Pesantren Nurul Qarnain dalam menghidupkan Ramadhan melalui kegiatan terarah, tertib, dan berkesinambungan. (*)

————————————–

Pewarta: Wildan Miftahussurur

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *