Dijadwalkan santri putri kembali ke pesantren dimulai sejak jam 07.00 WIB hingga jam 11.00 WIB, sementara santri putra dijadwalkan jam 13.00 WIB sampai jam 16.00 WIB. Penjadwalan ini bertujuan agar para santri kembali dengan tertib dan teratur.
Dalam memberi pengumuman lewat media sosial, pengurus mewanti-wanti agar santri kembali lewat jalur gerbang utama dengan diantar oleh wali masing-masing. Saat sudah tiba di pesantren, santri dilarang mengoperasikan handphone, serta wajib mengisi daftar hadir dan menyerahkan dua sapu lidi kepada pengurus yang tengah bertugas.

Pengurus pesantren beserta keamanan berjaga di gerbang utama sebagai jalur kembalinya santri, serta mendata santri yang telah tiba. Tidak sedikit santri yang kembali dengan membawa rombongan, sehingga di halaman pesantren cukup membeludak.
Para alumni yang sekaligus wali santri turut pula memadati area pesantren demi mengantarkan putra-putri mereka. Terlihat raut wajah mereka betapa bahagia saat berada di pesantren dan bercengkrama dengan sesama alumni sembari bernostalgia pada zaman nyantri dulu.
Selain harus kembali tepat waktu, para santri juga diwajibkan untuk mengenakan baju putih dan peci putih (bagi putra), serta baju putih, rok hijau dan kerudung putih ma’had (bagi putri). Tak lupa, mereka juga membawa dua sapu lidi sebagai persyaratan lainnya.

Kembalinya para santri di Pondok Pesantren Nurul Qarnain pertanda semua kegiatan dan aktivitas santri akan aktif kembali seperti sebelum liburan Ramadan. Saat sore tadi, pengurus daerah putra dan putri kompak telah mulai melantunkan pembacaan Ratibul Haddad di masjid dan musalla sebagai tanda kegiatan pesantren telah dimulai. Selain itu, para santri juga dikoordinir oleh ketua kamar membersihkan asrama dan halaman pesantren.
Sebelum Maghrib, area Pondok Pesantren Nurul Qarnain sudah rapi, bersih dan ramai dengan kegiatan pesantren. Para santri terlihat antusias saat kembali ke pesantren. Kendati tidak lagi bersama keluarga di rumah, mereka tampak bahagia saat kembali sembari bercerita pengalaman masing-masing selama libur Ramadan kemarin. (*)
—————————————-
Pewarta: Wildan Miftahussurur
Editor: Fathorrozi


