Haul Majemuk 2022 Hadirkan Alumni, Wali Santri, Dewan Guru dan Komunitas Selawat

Rabu (21/12/2022), Pondok Pesantren Nurul Qarnain gelar Haul Majemuk. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, haul kali ini digelar selama 3 hari dan dikemas dengan 4 tahap. Hari pertama, Rabu (21/12/2022) haul digelar bersama para alumni semua angkatan. Hari kedua, Kamis (22/12/2022) dilaksanakan bersama para wali santri. Dan hari Jum’at (23/12/2022) dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bersama para umana’ dan para santri. Usai salat Jum’at haul akan digelar bersama komunitas Jam’iyah  Selawat Al-Wishol.

Rabu kemarin,  ratusan alumni Pondok Pesantren Nurul Qarnain (sebelumnya bernama Pesantren Karangsawu dan Darul Ulum), sejak pukul 07.00 WIB mulai memadati area pesantren. Mereka datang  dari berbagai daerah. Mulai dari kabupaten Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Lumajang, bahkan Bali, juga Kalimatan.

Haul majemuk ini dimulai dengan pembacaan tahlil bersama di maqbarah masyayikh yang dipimpin oleh Ustaz Ruham Hasbullah dan tabur bunga oleh pengasuh beserta  keluarga. Yang berbeda dalam haul kali ini adalah sebelum para alumni diarahkan menuju Auditorium KH. Yazid Karimullah, mereka sowan kepada pengasuh dan seluruh keluarga pengasuh di depan Aula Nyai Hj. Halimatuz Zakiyah.

Setelah itu, semua alumni memasuki auditorium untuk mengikuti serangkaian acara yang dibuka dengan pembacaan al-Fatihah yang dipimpin oleh pemandu acara, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci al-Qur’an yang dilantunkan oleh ananda Izza Adilla, santri aktif Pondok Pesantren Nurul Qarnain, sekaligus peraih Juara 1 dalam Musabaqah Hafidz Qur’an Tingkat Nasional. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars Ya Lal Wathan yang dipimpin oleh Jam’iyah Selawat Al-Wishol.

Dilanjutkan dengan sosialisasi UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Nurul Qarnain yang selama ini memberikan kontribusi sangat besar untuk membantu para santri yang kurang mampu. Sosialisasi ini disampaikan langsung oleh Ketua UPZ Nurul Qarnain, Ustaz Fajar Ainol Yakin, S.Ag.

Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Pusat ISNUQ (Ikatan Santri Nurul Qarnain) oleh pengasuh. Kemudian pembacaan sanad keilmuan Pondok Pesantren Nurul Qarnain oleh Ustaz Muhammad Firmansyah, M.H.I, M.Pd. Tujuan dibacakan sanad keilmuan ini agar alumni semakin cinta kepada Nurul Qarnain, juga mengetahui bahwa Pesantren Nurul Qarnain mempunyai sanad keilmuan yang jelas, serta bersambung kepada Rasulullah.

Beranjak ke acara berikutnya, taujihad wal irsyadat oleh KH. Yazid Karimullah. Beliau menyampaikan tentang tujuan dibentuknya ISNUQ.

“ISNUQ ini dibentuk sebagai wadah untuk menyatukan para alumni Nurul Qarnain dengan pesantren. Kenapa diberi wadah? Ya, supaya kalian tidak ke mana mana, supaya nanti di akhirat kita semua berkumpul dengan guru-guru kita,” tutur beliau.

Kiai Yazid juga mengimbau agar alumni bijak dalam bermedia sosial.

“Alumni pegang HP, bukan untuk foto-foto yang kemudian diumbar auratnya kepada lawan jenis. Tapi, gunakan HP untuk silaturahmi, terlebih untuk keperluan ISNUQ,” pesan beliau.

Selain itu, Kiai Yazid juga mengibaratkan alumni seperti lampu dan pesantren adalah mesin diesel. Jika mesin diesel bagus, maka kabel untuk mengaliri energi diesel juga harus bagus dan tidak boleh terputus. Artinya, guru di pesantren khusyuk mendoakan kita, maka kita juga harus nyambung dengan ikut arahan guru dan mendoakan guru serta pesantren.

“Jangan sampai ketika alumni berkeluarga, jauh dari pesantren. Jangan jadikan keluarga sebagai alasan untuk jauh dari pesantren,” nasihat beliau lagi.

Sebelum mengakhiri arahan, beliau melepas ananda Awwalul Istiqom, alumni Madrasah Muadalah Aliyah Nurul Qarnain yang lolos beasiswa untuk belajar di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Sebelum KH. Badrut Tamam memungkasi acara ini dengan munajat doa, KH. Fawaid Yazid memimpin pembacaan Selawat Qiyam bersama Jam’iyah Selawat Al-Wishol.

 

Pewarta: Siti Anisa

Editor: Rozi Rista

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *