Ikhtitam Dirasah MTs dan MA Plus Keterampilan Nurul Qarnain, Beda Format dari Tahun Sebelumnya

JEMBER_nurulqarnain.net – Madrasah Aliyah Plus Keterampilan Nurul Qarnain gandeng Madrasah Tsanawiyah Nurul Qarnain gelar acara Ikhtitam Dirasah pada Sabtu (17/5/2025) di Auditorium KH. Yazid Karimullah.

Pada acara yang dihadiri wali santri serta siswa-siswi kelas IX MTs Nurul Qarnain dan kelas XII MA Plus Keterampilan Nurul Qarnain itu berlangsung khidmat. Acara ikhtitam kelas akhir ini menghadirkan KH. Ismail Amin Al-Kholili (Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirun As-Salafi sekaligus cicit Syaikhana Muhammad Kholil bin Abdul Lathif Bangkalan, Madura) sebagai penceramah pada segmen Orasi Ilmiah.

Sebelum Orasi Ilmiah, KH. Badrut Tamam, M.H.I., selaku Ketua Dewan Pendidikan Nurul Qarnain menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, beliau tak lupa mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada dewan guru MTs dan MA Plus Keterampilan Nurul Qarnain. Berkat jasa para guru, siswa-siswi MTs dan MA Nurul Qarnain tahun ini banyak meraih prestasi di berbagai tingkat.

Sambutan Ketua Dewan Pendidikan Nurul Qarnain, KH. Badrut Tamam, M.H.I.
Sambutan Ketua Dewan Pendidikan Nurul Qarnain, KH. Badrut Tamam, M.H.I.

“Yang pertama, yang ingin saya sampaikan adalah ucapan terima kasih kepada bapak-ibu guru yang telah mendidik, menemani siswa-siswi kami selama bertahun-tahun di Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Karena jasa para bapak-ibu yang tiap hari telaten memberikan pembelajaran dan pendidikan, Pondok Pesantren Nurul Qarnain ini mendapatkan banyak prestasi. Berkali-kali siswa MTs mendapatkan medali pada berbagai event lomba juga di Madrasah Aliyah yang tahun ini insya Allah dua kali atau tiga kali telah mendapatkan medali emas, perak, dan perunggu di berbagai event IPA IPS tingkat nasional. Ini semua adalah jasa bapak-ibu sekalian,” tutur beliau.

Wakil pengasuh di bidang pendidikan yang kerap disapa Gus Tamam ini juga mendoakan semoga perjuangan dewan guru dibalas baik oleh Allah SWT. Beliau dan pihak Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qarnain tidak dapat memberikan apresiasi apapun terhadap pengorbanan para guru, kecuali ucapan terima kasih dan lantunan doa.

Peserta Ikhtitam Dirasah Putra
Peserta Ikhtitam Dirasah Putra

“Kami tidak bisa memberikan apapun dari pihak Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qarnain ini. Tidak bisa memberikan apapun, kecuali hanya ucapan terima kasih dan doa, mudah-mudahan diberi balasan yang baik oleh Allah SWT,” imbuh beliau.

Acara Ikhtitam Dirasah kali ini tidak sama dengan agenda akhir pembelajaran tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya dikemas dalam bentuk wisuda, tahun ini format acaranya beda, seiring dengan terbitnya aturan baru dari Dinas Pendidikan khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Perlu diketahui bahwa acara lepas pisah di Pondok Pesantren Nurul Qarnain kali ini, tidak seperti zaman dulu. Kalau zaman dulu diformat dalam bentuk wisuda, mulai dari PAUD sampai Madrasah Aliyah jadi satu acara. Namun, sekarang aturan dari Diknas khususnya di wilayah Jawa Timur sudah beda. Untuk siswa mulai dari PAUD sampai tingkat SMA, SMK, Madrasah Aliyah, dan Muadalah Aliyah, tidak diperbolehkan mengadakan acara wisuda. Sudah dibuat undang-undangnya dan jika memaksakan diri memakai toga, maka akan terkena sanksi dari pihak Diknas. Karena itulah yang diperkenankan hanya mengadakan acara lepas pisah,” tambah beliau.

Peserta Ikhtitam Dirasah Putri
Peserta Ikhtitam Dirasah Putri

Di akhir sambutannya, beliau mendoakan untuk wali santri yang telah bekerja untuk membiayai putra-putrinya yang menimba ilmu di Pondok Pesantren Nurul Qarnain, semoga dilancarkan rezekinya dan dikaruniai kesehatan.

“Wali santri, bapak-ibu sekalian yang telah membiayai putra-putrinya, mudah-mudahan diberi kesuksesan, dilancarkan rezekinya, dan diberi kesehatan oleh Allah SWT. Semoga terus mampu membiayai putra-putrinya hingga kelak menjadi orang yang sukses. Saya ucapkan selamat kepada siswa-siswi yang telah lulus ujian kemarin. Mudah-mudahan ilmunya manfaat dan berkah,” pungkas Gus Tamam.

Siswa-siswi terbaik foto bersama dewan pengasuh, tamu kehormatan, dan wali siswa
Siswa-siswi terbaik foto bersama dewan pengasuh, tamu kehormatan, dan wali siswa

Usai Bapak Moh. Habibi, S.Pd.I. (Waka Kurikulum MTs Nurul Qarnain) dan Bapak Ayus Yudhistira, S.Pd. (Waka Kurikulum MA Plus Keterampilan Nurul Qarnain) membacakan surat keputusan mengenai Ikhtitam Dirasah dan Kelulusan, ditetapkan dua siswa-siswi terbaik dari masing-masing lembaga.

Tersebutlah nama Liqoul Hasan Mukhni putra Bapak Sugianto dan Nur Naili Nabila putri Bapak Nurul Hasan sebagai siswa-siswi terbaik MTs Nurul Qarnain tahun ajaran 2024-2025. Ditetapkan pula Rifaldi putra Bapak Tohari dan Zulfiatin Mardiatuz Zulaikha putri Bapak Tajul Arifin sebagai siswa-siswi terbaik MA Plus Keterampilan Nurul Qarnain tahun ajaran 2024-2025.

Daffa Rizki Mubarok mempersembahkan lagu religi
Daffa Rizki Mubarok mempersembahkan lagu religi

Selain itu, pada acara tersebut juga terdapat persembahan lagu religi dari peserta Ikhtitam Dirasah Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Plus Keterampilan Nurul Qarnain yang disenandungkan oleh Daffa Rizki Mubarok, siswa kelas XII MA Plus Keterampilan Nurul Qarnain. Lagu religi berbahasa Madura bertajuk “Kerong ka Madinah” yang dibawakan dengan penuh penjiwaan itu langsung mendapat sambutan tepuk tangan membahana dari segenap hadirin. (*)

————————————–

Juru Warta: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *