Pertemuan yang dimulai pukul 13.00 WIB itu diisi dengan sejumlah kegiatan keagamaan, meliputi Rutinan Aqaid Seket, pembacaan Ratibul Haddad, istigasah, dan doa bersama. Kegiatan tersebut diikuti para alumni ISNUQ Rayon Situbondo serta dihadiri langsung oleh Ketua Umum ISNUQ, Ust. Ahmad Sanusi, M.Pd., dan beberapa perwakilan pengurus pusat lainnya.
Dalam sambutannya, Ust. Ahmad Sanusi menyampaikan apresiasi atas kekompakan alumni ISNUQ Rayon Situbondo yang terus menjaga kegiatan rutin di daerah. Menurutnya, keberadaan rayon menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antara alumni dengan pesantren.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kekompakan sahabat-sahabat alumni ISNUQ Situbondo. Semoga kekompakan ini terus dijaga dan menjadi kekuatan untuk menjalankan kegiatan ISNUQ,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ust. Ahmad Sanusi juga menyampaikan susunan kepengurusan ISNUQ mulai dari tingkat pusat hingga komisariat di tingkat desa. Penjelasan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi organisasi agar setiap jenjang kepengurusan dapat menjalankan perannya secara baik.

Ia juga mengimbau para alumni untuk terus aktif mengikuti kegiatan rutinan maupun agenda ISNUQ yang dilaksanakan secara berkala, sekaligus menjaga hubungan dengan Pondok Pesantren Nurul Qarnain.
“Mari terus aktif dalam kegiatan rutinan dan kegiatan ISNUQ secara umum. Yang paling penting, jangan sampai hubungan kita dengan pesantren terputus. Teruslah bersambung kepada Pondok Pesantren Nurul Qarnain,” pesannya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan urun rembuk bersama para alumni. Forum tersebut menghasilkan sejumlah masukan untuk penguatan ISNUQ Rayon Situbondo ke depan.
Para alumni menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Pusat ISNUQ yang telah hadir secara langsung dalam pertemuan tersebut. Kehadiran pengurus pusat dinilai memberikan motivasi sekaligus membuat para alumni merasa lebih diperhatikan dan dirangkul dalam perjalanan organisasi.
Dalam urun rembuk tersebut, alumni juga mengusulkan agar kegiatan rayon ke depan dapat menghadirkan ahlul bait maupun musytasyar. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan hubungan antara alumni daerah dengan keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Qarnain.
Selain kegiatan keagamaan, para alumni juga mendorong adanya program sosial dan keagamaan yang dapat dilaksanakan secara bersama-sama dengan masyarakat maupun pihak-pihak terkait. Dengan demikian, kegiatan ISNUQ tidak hanya berpusat pada internal alumni, tetapi juga dapat terhubung dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Untuk mendukung keberlangsungan kegiatan, forum juga membahas pengadaan iuran pada setiap kegiatan rutinan serta penerapan absensi kehadiran. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keteraturan administrasi sekaligus mengetahui keaktifan anggota dalam setiap kegiatan.
Pertemuan rutin tersebut menjadi bagian dari konsolidasi awal ISNUQ Rayon Situbondo dalam memperkuat organisasi, menjaga silaturahmi antarsesama alumni, serta memastikan hubungan dengan Pondok Pesantren Nurul Qarnain tetap terjalin. (*)
—————————————
Pewarta: Wildan Miftahussurur
Editor: Fathorrozi


