OCA 2026 Resmi Ditutup, Ning Hj. Zulfa Yazid Sebutkan 4 Karakter Alumni Pesantren

JEMBER | nurulqarnain.net – Pondok Pesantren Nurul Qarnain resmi menutup rangkaian kegiatan Orientasi Calon Alumni (OCA) 2026 pada Rabu malam Kamis (24/06/2026) di Auditorium KH. Yazid Karimullah. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak 21 hingga 24 Juni 2026 tersebut menjadi pembekalan terakhir bagi 297 calon alumni (115 putra dan 182 putri) sebelum kembali mengabdi dan berkiprah di tengah masyarakat.

Penutupan berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Putri Yasmine Azizatun Rahimah, dilanjutkan menyanyikan Mars ISNUQ bersama seluruh peserta.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan peserta terbaik OCA 2026 yang diraih oleh Sin Nun Jesy Mayang Sari sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan partisipasinya selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Puncak acara diisi dengan mauizah hasanah yang disampaikan oleh Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos.I, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa bekal utama seorang alumni bukan hanya ilmu pengetahuan, tetapi juga akhlak yang baik sebagai cerminan pendidikan pesantren.

“Tolong jaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan terlebih nama baik pesantren. Di mana pun kalian berada, tunjukkan akhlak yang baik. Jangan sampai perilaku kita justru mencoreng nama pesantren yang telah mendidik kita,” pesan beliau.

Ning Zulfa juga mengingatkan bahwa selesainya masa belajar di pesantren bukan berarti berakhirnya proses menuntut ilmu. Menurut beliau, para alumni justru sedang memasuki fase memperluas wawasan dan memperbanyak pengalaman.

“Jangan pernah merasa lelah untuk terus belajar. Masa kalian sekarang adalah masa mengolah dan memperdalam ilmu, belum waktunya merasa cukup. Selama kalian terus belajar dan mengamalkan ilmu, selama itu pula masyarakat akan menghargai keberadaan kalian,” tuturnya.

Beliau turut berpesan agar para alumni senantiasa menjaga hubungan dengan pesantren dan ahlul bait, baik melalui doa, komunikasi, maupun keikutsertaan dalam berbagai kegiatan pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Zulfa menjelaskan empat karakter alumni dalam hubungannya dengan pesantren, yakni asambhung dan asandhing, asambhung tetapi tidak asandhing, tidak asambhung tetapi asandhing, serta tidak asambhung dan tidak asandhing. Beliau berharap seluruh alumni mampu menjadi pribadi yang tetap terhubung dan berjalan seiring dengan nilai-nilai yang diajarkan pesantren.

“Alumni adalah representasi pesantren. Masyarakat akan melihat pesantren dari perilaku alumninya. Karena itu, jadilah pribadi yang membawa manfaat dan menjaga marwah almamater,” tegas beliau.

Selain menjaga hubungan spiritual dan emosional dengan pesantren, Ning Zulfa juga mengajak seluruh alumni untuk memperkuat organisasi alumni sebagai wadah silaturahmi, pengabdian, dan konstribusi nyata bagi kemajuan Pondok Pesantren Nurul Qarnain.

“Teruslah menyambung dan saling menguatkan antarsesama alumni. Organisasi alumni harus menjadi ruang untuk bersama-sama menjaga cita-cita dan perjuangan pesantren,” pesannya.

Acara penutupan kemudian diakhiri dengan doa yang dipimpin langsung oleh Ning Hj. Zulfa Yazid.

Melalui kegiatan OCA 2026, Pondok Pesantren Nurul Qarnain berharap seluruh calon alumni mampu membawa bekal ilmu, akhlak, serta nilai-nilai kepesantrenan sebagai modal utama dalam mengabdi kepada agama, masyarakat, dan bangsa. (*)

—————————————

Pewarta: Sulthon Arafat

Editor: Wildan Ms. & Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *