Peringati Hari Guru Nasional 2025, SD Nurul Qarnain Gelar Upacara Tiga Bahasa

JEMBER_nurulqarnain.net – Sekolah Dasar Nurul Qarnain menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional pada Selasa (25/11/2025). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi serta para guru di halaman sekolah.

Pelaksanaan upacara kali ini menghadirkan keunikan tersendiri. Pembacaan protokol acara menggunakan tiga bahasa, yakni Inggris, Arab, dan Indonesia. Inovasi tersebut menjadi salah satu wujud perkembangan pembelajaran bahasa di lingkungan SD Nurul Qarnain. Petugas upacara pun diisi oleh para guru, mulai dari pemimpin upacara hingga pengibar bendera, berbeda dari biasanya.

Ning Hj. Zulfa Yazid, S.Sos.I., M.Pd., selaku pembina upacara menyampaikan pesan penting kepada para siswa.

“Upacara ini merupakan upacara yang istimewa, di mana kita bisa mengenang jasa para guru,” ungkap beliau.

Beliau menekankan bahwa guru adalah sosok yang patut dihargai dan dihormati. Tanpa guru, seorang murid tidak akan mampu mengenal Tuhannya.

“Guru adalah sosok yang membantu kita belajar, membuka jendela dunia, dan mengajarkan kita membaca serta berdoa,” lanjut beliau.

SD Nurul Qarnain tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan umum. Setiap pagi siswa dibiasakan untuk melaksanakan salat Dhuha dan membaca doa. Hal ini menjadi sebuah praktik pendidikan karakter yang jarang dijumpai di sekolah dasar lain.

Dalam amanatnya, Ning Zulfa menyampaikan tiga pesan utama kepada para siswa. Pertama, menghormati dan menyayangi guru. Beliau mengajak para siswa untuk membiasakan mencium tangan guru dan menyapa saat bertemu sebagai bentuk penghargaan.

“Guru tidak pernah meminta balasan karena jasa mereka tidak akan terbalas,” jelas beliau.

Beliau juga mengingatkan agar para siswa rajin belajar.

“Belajar bukan hanya untuk meraih prestasi atau nilai rapor, tetapi untuk membentuk diri menjadi anak yang baik dan murid yang baik,” tutur Ning Zulfa.

Kedua, beliau menekankan agar siswa menanamkan sikap baik dalam diri. Menurutnya, kepintaran seseorang akan berkurang nilainya apabila tidak diiringi dengan adab yang baik.

“Di balik kesuksesan kalian kelak, mungkin ada doa guru kalian yang tidak terlihat,” pungkas beliau.

Dan ketiga, beliau mengingatkan para siswa untuk selalu mengenang dan mendoakan guru-guru yang telah mengajar mereka, karena tidak ada istilah mantan guru.

Upacara diakhiri dengan prosesi bersalaman antar-siswa dan seluruh guru SD Nurul Qarnain, sebelum kegiatan belajar mengajar dilanjutkan seperti biasa. (*)

———————————–

Pewarta: Silfin Aisyah & Wildan Miftahussurur

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *